Nasional

Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran Lahan di Serang

Bagikan:
Petugas pemadam kebakaran menanggulangi kebakaran lahan di Kota Serang

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Serang melaporkan lonjakan kebakaran lahan hampir setiap hari selama sepekan terakhir akibat cuaca panas dan angin kencang. Kebakaran terbaru terjadi Rabu malam, 28 Juli 2026, di Perumahan BMS, Kota Serang, yang berhasil dikendalikan sebelum meluas ke permukiman.

Kronologi kebakaran terbaru

Pada Rabu malam, petugas menerima laporan kebakaran di kawasan Perumahan BMS. Tim damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk memadamkan api dan mencegah perluasan ke pemukiman sekitar.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, menurut Kasi Dalops Damkar Kota Serang, Asep Setiawan. Ia menyatakan kebakaran diduga dipicu oleh ranting kering yang saling bergesekan karena kondisi cuaca.

Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Namun, kemungkinan akibat cuaca panas ini banyak ranting saling bergesekan hingga menimbulkan api,

Peningkatan laporan selama sepekan

Asep mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran hampir setiap hari, terutama kebakaran ilalang. Puncaknya terjadi pada Sabtu, 23 Juli 2026, ketika tercatat 12 kejadian kebakaran di berbagai lokasi.

Setiap hari hampir selalu ada laporan, rata-rata kebakaran ilalang. Kebakaran sampah juga beberapa kali terjadi,

Imbauan pemerintah kota dan langkah pencegahan

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengeluarkan surat edaran kepada seluruh lurah dan camat untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing. Pemerintah kota meminta warga aktif menjaga lingkungan guna mengurangi risiko kebakaran saat cuaca ekstrem.

Kami mengimbau kepada warga untuk menjaga lingkungan serta mengurangi risiko kebakaran di tengah kondisi cuaca yang sedang ekstrem,

Pemerintah Kota Serang menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat setempat dan masyarakat. Partisipasi warga dinilai krusial untuk mencegah kebakaran lahan selama musim kemarau tahun ini.

Impak dan langkah selanjutnya

Kebakaran lahan yang sering terjadi menimbulkan ancaman terhadap keselamatan lingkungan dan hunian warga. Pihak Damkar terus memperkuat patroli dan respons cepat, sementara pemerintah daerah menggalakkan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan koordinasi dengan tingkat kelurahan.

Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, membersihkan bahan mudah terbakar di sekitar rumah, dan melaporkan kejadian sekecil apa pun untuk mengurangi risiko kebakaran yang lebih besar.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait