Nasional

KOWANI: Kedaulatan Pangan dan Industri Halal Perkuat Peran Perempuan

Bagikan:
Ketua KOWANI Nannie Hadi menyampaikan pandangan tentang kedaulatan pangan dan industri halal di Rakernas ALISA Khadijah Bandu...

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menyatakan kedaulatan pangan dan pengembangan industri halal akan memperkuat peran perempuan dalam mencapai Indonesia Emas 2045. Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, saat menyambut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Asosiasi Muslimah Pengusaha se-Indonesia (ALISA) "Khadijah" ICMI yang digelar di Bandung pada 28-30 Juli 2026.

Rakernas ALISA "Khadijah" di Bandung

Rakernas berlangsung di Bandung, Jawa Barat, dengan tema utama "Kedaulatan Pangan, Energi, dan Industri Halal Menjadi Fokus Utama Menuju Indonesia Emas". Kegiatan ini menghadirkan pelaku usaha, organisasi perempuan, dan pemangku kepentingan untuk menyusun rekomendasi kebijakan.

Fokus: Kedaulatan Pangan dan Industri Halal

Nannie menilai tema Rakernas relevan untuk memperkuat peran strategis perempuan dalam ketahanan pangan dan pengembangan industri halal. Ia menekankan pentingnya penguatan ekonomi keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah konkret menuju 2045.

"Tema tersebut sangat relevan dengan upaya memperkuat peran strategis perempuan dalam mewujudkan ketahanan pangan, dan pengembangan industri halal. Selain itu juga penguatan ekonomi keluarga, serta pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045,"

Kolaborasi dan Arah Kebijakan

KOWANI menyatakan kesiapan memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan ALISA "Khadijah" ICMI serta seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan agenda pemerintahan saat ini dan program-program pemberdayaan perempuan di sektor pangan dan halal.

Persiapan 100 Tahun KOWANI dan Inisiatif UNESCO

Nannie menyebut sinergi tersebut juga bagian dari persiapan menyongsong 100 Tahun KOWANI pada 2028. Momentum abad kedua organisasi itu diharapkan menjadi tonggak kemajuan peran perempuan di berbagai sektor.

KOWANI juga mengajak dukungan publik pada inisiatif budaya seperti KOWANI Goes to UNESCO – Memory of the World dan kampanye "Tempe Goes to UNESCO" sebagai bagian dari upaya mengangkat kebanggaan budaya Indonesia.

Selamat bermusyawarah. Semoga Rakernas ini menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan program-program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

Organisasi itu berharap Rakernas memberi kontribusi nyata bagi kemajuan, kedaulatan, dan kesejahteraan bangsa dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait