Lokal

Pemprov Sumut Akselerasi 4.432 Kegiatan Pembangunan 2026

Bagikan:
Kantor Gubernur Sumut di Medan tempat pengumuman percepatan realisasi program pembangunan 2026

Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempercepat realisasi 4.432 kegiatan pembangunan yang diprogramkan pada 2026. Dari total pagu anggaran Rp3,4 triliun, sebanyak Rp1,5 triliun sudah memasuki tahap kontrak. Pengumuman ini disampaikan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut, Faisal Arif Nasution, pada temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (10/6).

Rincian kegiatan dan anggaran

Kegiatan tersebar di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sumut. Dari 4.432 kegiatan, 723 merupakan pembangunan infrastruktur dan 3.709 kegiatan noninfrastruktur. Pemerintah menargetkan percepatan pelaksanaan agar manfaat dapat segera dirasakan masyarakat.

Keterangan Jumlah Pagu Anggaran
Total kegiatan 4.432 Rp3,4 triliun
Sudah berkontrak - Rp1,5 triliun
Infrastruktur 723 -
Noninfrastruktur 3.709 -

"Dari total pagu tersebut, sebanyak Rp1,5 triliun sudah berkontrak,"

Program prioritas: PHTC

Selain program reguler, Pemprov Sumut mengakselerasi tiga kelompok program prioritas. Kelompok pertama adalah Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang memuat 141 kegiatan dengan pagu Rp1,1 triliun. PHTC dilaksanakan kolaboratif oleh sembilan OPD utama bersama perangkat daerah pendamping.

Beberapa program unggulan dalam PHTC antara lain:

  • Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG)
  • Program Berobat Gratis
  • Jaminan Kestabilan Harga Komoditas Pangan (JASKOP)
  • Digitalisasi Pelayanan Publik Cepat, Responsif, Handal dan Solutif (CERDAS)
  • Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI)
  • Perlindungan Rakyat melalui Restorative Justice

Proyek strategis daerah dan nasional

Kelompok kedua, Proyek Strategis Daerah (PSD), mengakomodasi 322 kegiatan dengan total pagu Rp856 miliar. Sementara Pemprov Sumut juga mengawal dua proyek berskala nasional yang masuk kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan alokasi Rp986 juta.

Tujuan percepatan dan dampak

Faisal menegaskan percepatan bertujuan agar manfaat pembangunan segera terasa oleh warga dan turut mendorong perputaran ekonomi daerah. Pemerintah berfokus pada optimalisasi penyerapan anggaran dan efisiensi pelaksanaan program.

"Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus berupaya merealisasikan program pembangunan sehingga bisa cepat dirasakan masyarakat,"

Ia berharap seluruh program—yang mencakup berbagai bidang dan sektor—memberi dampak nyata bagi masyarakat Sumatera Utara.

"Diharapkan pembangunan-pembangunan ini dapat dirasakan nyata oleh masyarakat Sumut, karena program-program ini mencakup seluruh bidang dan sektor,"
J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait