14 Dai dan Daiyah Angkatan XII ADI Aceh Dikukuhkan
Aceh Besar, 26 Juli 2026 — Sebanyak 14 dai dan daiyah Angkatan XII Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Dewan Dakwah Aceh resmi dikukuhkan dalam tasyakuran di Kampus ADI Aceh, Kompleks Markaz Dewan Dakwah Aceh, Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.
Prosesi pengukuhan dipimpin Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Tgk. Muhammad AR, M.Ed, dan dihadiri pimpinan ADI Aceh serta tokoh organisasi. Acara digelar pada Minggu, 26 Juli 2026, sebagai penutup pendidikan angkatan tahun akademik 2025/2026.
Pengukuhan dan asesmen lulusan
Ketua Panitia Rahmadon Tosari, M.Ed Ph.D., menjelaskan ADI Aceh tahun ini meluluskan 14 kader dakwah. Mereka terdiri atas tujuh dai dan tujuh daiyah yang berasal dari berbagai daerah di Aceh dan Sumatera Utara.
Rinciannya meliputi:
- Kota Subulussalam: 5 dai, 2 daiyah
- Kabupaten Aceh Singkil: 2 dai, 1 daiyah
- Masih satu lulusan masing-masing dari Kabupaten Karo, Sidikalang (Sumut), Aceh Tengah, dan Aceh Besar
Prestasi akademik
Dari 14 lulusan, 12 meraih yudisium Cumlaude dan dua memperoleh yudisium Amat Baik. Panitia memberikan penghargaan khusus bagi lulusan terbaik dan hafalan.
“Penghargaan lulusan terbaik putra dengan IPK 4,00 dan yudisium Cumlaude diraih Rajuan Aldriska Sambo asal Kota Subulussalam. Sementara lulusan terbaik putri dengan IPK 4,00 dan yudisium Cumlaude diraih Intan Nuraini asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Adapun penghargaan kategori hafalan Hadits Arbain diraih Aril Lingga asal Kota Subulussalam,” ujar Rahmadon.
Peran ADI Aceh dalam kaderisasi
Direktur ADI Aceh, Dr. Abizal Muhammad Yati, Lc MA, menyatakan angkatan ini adalah lulusan ke-12 sejak ADI Aceh berdiri pada 2014. Hingga kini, ADI telah meluluskan 161 kader dai dan daiyah yang mengabdi di wilayah perbatasan dan pedalaman Aceh dan Sumatera Utara.
“Kami mendidik para kader dakwah agar siap ditempatkan di wilayah perbatasan dan pedalaman yang serba terbatas. Melalui ADI, kita telah berkontribusi menghadirkan dai di berbagai daerah yang membutuhkan. Ini merupakan program kaderisasi dakwah pertama di Aceh yang secara khusus fokus menyiapkan dai untuk daerah perbatasan,” ujarnya.
Abizal meminta para lulusan menjaga akhlak dan melanjutkan perjuangan dakwah. Ia juga menyampaikan bahwa para lulusan akan melanjutkan pendidikan di Sekolah Dakwah Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir, Bekasi.
Pesan tokoh organisasi
Wakil Ketua I Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Ustazd Dr. H. Imam Zamroji MA, mengajak para lulusan meneruskan risalah dakwah yang dirintis Mohammad Natsir. Ia menilai lulusan ADI dan STID sangat dibutuhkan di berbagai medan dakwah.
“Berjalan di jalan dakwah adalah jalan terbaik. Para lulusan ADI dan STID hari ini sangat dibutuhkan dan diperebutkan untuk mengisi berbagai medan dakwah. Momentum tasyakuran ini hendaknya menjadi peneguhan diri bahwa para wisudawan dan wisudawati telah siap lahir dan batin mengemban amanah dakwah di mana pun ditugaskan,” katanya.
Taushiyah parenting
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Tgk. Muhammad AR, M.Ed., menyampaikan taushiyah bertajuk "Menjadi Orang Tua Teladan di Era Digital". Ia menekankan pentingnya keteladanan orang tua dalam membentuk karakter anak di tengah arus teknologi.
“Keshalihan orang tua membawa pengaruh yang sangat besar terhadap pembinaan jiwa anak-anak. Orang tua harus bersama-sama membangun ketakwaan dan ketaatan kepada Allah serta senantiasa memperbanyak doa dan amal saleh untuk menjaga keturunannya dari berbagai pengaruh buruk,” ungkap Prof Muhammad.
Acara pengukuhan ini sekaligus menjadi penguatan komitmen bagi 14 lulusan untuk segera diterjunkan ke berbagai daerah yang membutuhkan tenaga dakwah. ADI Aceh terus didorong menjadi lembaga kaderisasi yang menghasilkan dai berkompeten dan berintegritas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wagub Aceh Dek Fadh Takziah ke Rumah Duka Hj. Nurasyiah di Pidie
Wagub Aceh Fadhlullah bersama istri takziah ke rumah duka Hj. Nurasyiah di Pidie pada seunujoh hari ketujuh,...
GANNAS Minta Regulasi Daerah Diperkuat untuk Tekan Narkoba di Sumut
Ketua DPW GANNAS Sumut minta regulasi daerah diperkuat untuk tekan peredaran narkoba, termasuk edukasi sejak...
Polisi Tapanuli Tengah Tangkap Pelaku Curanmor Saat Akan Jual Motor
Satreskrim Polres Tapanuli Tengah menangkap AS (20) yang diduga hendak menjual motor curian, setelah motor H...
Polrestabes Medan Tangkap Mahasiswa Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap mahasiswa MZ (21) dan menyita 488 bungkus Vape Getar merek Squid Game setelah me...
Sekda Medan Wiriya Pensiun 1 Agustus 2026, Erfin Muncul sebagai Kandidat Plt
Sekda Medan Wiriya Alrahman purna tugas 1 Agustus 2026; nama Kepala Inspektorat Erfin Fahrurrazi muncul seba...
DPRD Medan Kritik Pendataan Bantuan, Warga Medan Deli Banyak Belum Tercatat
Anggota DPRD Medan mengkritik pendataan bantuan sosial yang membuat banyak warga Medan Deli belum terdata, d...