Olahraga

Courtois Sambut Van Bommel dan Bahas Masa Depan di Timnas

Bagikan:
Thibaut Courtois menyambut penunjukan Mark van Bommel sebagai pelatih timnas Belgia

Thibaut Courtois menyambut penunjukan Mark van Bommel sebagai pelatih baru timnas Belgia dan menyatakan akan berdiskusi tentang kelanjutan karier internasionalnya, termasuk permintaan untuk absen di UEFA Nations League. Pernyataan itu disampaikan Courtois pada Senin, 27 Juli 2026.

Sambutan untuk pelatih baru

Courtois memuji rekam jejak Van Bommel saat bekerja di klub Antwerp dan menyebutnya sebagai pelatih berkualitas. Ia menilai pengalaman Van Bommel sebagai pemain puncak kompetisi memberi nilai lebih dalam memimpin skuad nasional.

"Saya pikir dia membuktikan di Antwerp bahwa dia adalah pelatih top, banyak pemain berbicara positif tentang dia. Jadi saya tak sabar untuk mengenalnya,"

Pembicaraan tentang kelanjutan karier

Penjaga gawang berusia itu mengatakan pembicaraan personal dengan Van Bommel akan menentukan apakah ia melanjutkan perannya bersama Belgia. Setelah Piala Dunia, Courtois sebelumnya menyatakan ingin terus membela tim nasional, namun dengan syarat bisa melewatkan fase grup UEFA Nations League untuk beristirahat.

"Setelah Piala Dunia, saya pasti masih ingin melanjutkannya. Tapi itu tergantung pembicaraan saya dengannya,"

"Saya ingin beristirahat selama UEFA Nations League dan kita harus mencoba mencapai kesepakatan mengenai hal itu. Setelah itu saya akan memutuskan apakah saya ingin melanjutkan atau tidak,"

Cedera dan keputusan pada Piala Dunia

Courtois juga menanggapi soal cederanya pada perempat final melawan Spanyol pada 10 Juli lalu. Ia ditarik keluar setelah mengaku tidak lagi mampu melakukan tendangan gawang penuh, dan digantikan oleh Senne Lammens.

"Saya hanya merasa tidak bisa melakukan tendangan gawang lagi, seorang bek bisa saja mengambilnya. Saat bermain terbuka saya masih bisa melakukan umpan ke samping,"

Courtois menerima keputusan pelatih sebelumnya, Rudi Garcia, untuk menariknya demi keselamatan tim.

"Tetapi pelatih mengatakan kami sepakat bahwa hanya pemain yang 100% fit yang akan bermain. Jadi itu tidak ada masalah,"

Hubungan dengan pelatih lama dan prospek tim

Meski Garcia mendapat kritik usai tersingkir di perempat final, Courtois menegaskan tidak pernah berseteru dengan mantan pelatihnya. Ia menekankan bahwa kepentingan tim lebih penting daripada perasaan pribadi.

"Tentu saja saya kecewa karena ini melawan Spanyol dan kami dalam ritme bagus, tapi tim lebih penting daripada saya. Saya tidak pernah ingin berbicara buruk tentang dia,"

Keputusan akhir soal kelanjutan karier internasional Courtois kini menunggu hasil pertemuan dan negosiasi dengan Van Bommel. Pilihan itu juga akan memengaruhi persiapan Belgia untuk kompetisi mendatang.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait