Pelindo Bali Nusra Dukung Beyond the Ocean 2026 untuk Selamatkan Laut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Bali Nusra menyatakan dukungan penuh untuk penyelenggaraan Beyond the Ocean 2026 dalam rangka peringatan Hari Laut Sedunia. Pernyataan itu disampaikan saat audiensi di Kantor Pelindo Sub Regional Bali Nusra, Pelabuhan Benoa, Denpasar, pada Jumat, 5 Juni 2026. Pertemuan ini dimaksudkan untuk memulai sinergi lintas sektor demi pelestarian ekosistem laut Indonesia.
Audiensi dan peserta
Audiensi itu dihadiri perwakilan akademisi dan komunitas lingkungan. Dari Pelindo hadir G. Adhi Gunarwan selaku Manager Manajemen Mutu dan Risiko. Peserta lainnya berasal dari HIMASILA Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana serta Kawan Alam Indonesia.
Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif dengan pembahasan rencana kegiatan, pembagian peran, dan langkah kolaborasi selanjutnya. Semua pihak sepakat memperkuat koordinasi untuk menjangkau masyarakat pesisir dan pemangku kepentingan maritim di Bali.
Komitmen Pelindo untuk kelestarian laut
Pelindo menegaskan kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan pada pembangunan maritim berkelanjutan. Perusahaan menyatakan siap memperkuat sinergi dengan pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, dan warga.
Pelindo menyambut baik inisiatif Beyond the Ocean 2026 sebagai wadah kolaborasi strategis untuk meningkatkan kesadaran, partisipasi, dan aksi nyata dalam pelestarian laut, ujar G. Adhi Gunarwan.
Adhi menjelaskan implementasi komitmen tersebut melalui berbagai program lingkungan dan praktik kepelabuhanan berkelanjutan. Pelabuhan Benoa tercatat meraih sertifikasi Green and Smart Port dari Pemerintah Republik Indonesia, yang menjadi bukti integrasi aspek lingkungan, teknologi, dan tata kelola dalam operasional pelabuhan.
Agenda Beyond the Ocean 2026
Panitia merancang rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sektor maritim di Bali. Tujuannya mendorong aksi nyata dan peningkatan kesadaran publik terhadap isu kelautan.
- Agenda edukasi tentang ekosistem laut dan pengelolaan sampah plastik;
- Aksi lingkungan seperti pembersihan pesisir dan restorasi mangrove;
- Diskusi publik serta deklarasi komitmen bersama antar pemangku kepentingan;
- Kampanye pelestarian laut dan peningkatan partisipasi komunitas lokal.
Dampak dan langkah ke depan
Kolaborasi ini diharapkan membuat peringatan Hari Laut Sedunia 2026 lebih dari sekadar seremoni. Semua pihak berharap kegiatan menghasilkan dampak nyata bagi keberlanjutan ekosistem laut di wilayah Bali dan sekitarnya.
Langkah berikutnya adalah penyusunan rencana pelaksanaan terperinci dan pembagian tugas antar pihak. Dengan dukungan Pelindo dan mitra, inisiatif ini berpeluang memperkuat gerakan pelestarian laut di tingkat lokal dan nasional.
Berita Terkait
BPOM: 70% Peredaran Kosmetik Ilegal Didominasi Penjualan Online
BPOM menyebut lebih dari 70% peredaran kosmetik ilegal lewat platform online; BPOM perkuat pengawasan dan im...
Kemenhut Perkuat Manggala Agni Hadapi Karhutla di Sumatra
Kemenhut kerahkan Manggala Agni ke Aceh, Riau, Jambi, dan Sumsel untuk mempercepat pemadaman, pendinginan, d...
Sinergi Bahari Kunci Masa Depan Laut Indonesia
Pakar S.A. Wiraguna menilai sinergi lintas sektor dan oseanarium edukatif menjadi kunci memaksimalkan potens...
BPOM Sita 2,08 Juta Kosmetik Ilegal, Mayoritas Impor China
BPOM menyita 2.082.039 kosmetik ilegal—mayoritas impor China—setelah penyelidikan yang dimulai dari laporan...
BPOM Masukkan Lebih dari 2.000 Kosmetik ke Daftar Hitam
BPOM memasukkan lebih dari 2.000 item kosmetik ke daftar hitam, termasuk 900 item baru; sekitar 90% produk b...
BPOM Awasi 263.000 Tautan Jual Kosmetik Ilegal
BPOM mengawasi 263.000 tautan penjual kosmetik ilegal dan mengamankan lebih dari 2 juta produk; koordinasi d...