Lokal

Ketua dan Sekretaris IDI Cabang Binjai Dilantik Periode 2026–2029

Bagikan:
Pelantikan Ketua dan Sekretaris IDI Cabang Binjai di Gedung Punokawan

Binjai — Dr. H. Sugianto Sp.OG., M.KM., M.B.A. dan dr. H. M. Indra Tarigan, M.KM. resmi dilantik sebagai Ketua dan Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Binjai periode 2026–2029 pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Gedung Serba Guna Punokawan, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat.

Pelantikan dan struktur pengurus

Acara pelantikan berlangsung sore hari dan mengangkat total 130 orang pengurus IDI Cabang Binjai untuk masa bakti 2026–2029. Selain kedua pejabat utama, pengurus lain yang dilantik mencakup berbagai bidang organisasi dan pelayanan medis.

Hadir pada acara tersebut Ketua IDI Wilayah Sumatera Utara, sejumlah direktur rumah sakit, serta perwakilan pemerintah kota dan kalangan medis setempat.

Pesan pemerintah kota dan harapan wilayah

Staf Ahli yang mewakili Wali Kota Binjai hadir memberi sambutan. Ia menekankan pentingnya peran IDI dalam upaya penanggulangan penyakit dan memberikan dukungan terhadap kerja sama antara organisasi profesi dan pemerintah daerah.

"Sinergi IDI dan Pemko Binjai yang saat ini sudah berjalan dengan baik, diharapkan dapat ditingkatkan. Ini mengingat perubahan zaman yang terjadi turut menggeser pola penyakit. Sehingga peran IDI sangat penting untuk mengantisipasi pergeseran pola penyakit tersebut."

Ketua IDI Wilayah Sumut, Dr dr Ery Suhaymi, menyatakan harapannya agar IDI menjadi wadah peningkatan ilmu dan pemanfaatan teknologi medis. Menurutnya, penguatan kapasitas dokter akan berdampak langsung pada peningkatan kesehatan masyarakat.

Visi Ketua dan orientasi layanan

Ketua IDI Cabang Binjai, dr. Sugianto, menegaskan bahwa organisasi ini lebih dari sekadar lembaga formal; ia menyebutnya sebagai rumah bagi seluruh dokter. Ia mendorong pengurus untuk menerapkan pelayanan profesional dan berwawasan humanis.

"Jadi kita di dalam rumah ini keluarga, satu keturunan dari IDI,"

Selain itu, dr. Sugianto mengajak anggota untuk terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun serta memperkuat kolaborasi dengan Pemko Binjai. Ia menyebut pelantikan ini sebagai titik awal mempererat solidaritas dan memperkuat posisi IDI sebagai organisasi yang tangguh dan berwibawa.

"Ke depan, IDI harus maju. Kita harus membawa IDI jadi organisasi yang lebih tangguh, bersatu, dan berwibawa."

Implikasi bagi layanan kesehatan

Pelantikan ini diharapkan memperkuat koordinasi antarlembaga kesehatan di Binjai dalam menghadapi pergeseran pola penyakit. Dengan struktur pengurus baru, kota menargetkan peningkatan respons terhadap masalah kesehatan publik melalui sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait