PT Len Industri Gelar BEWASA Bersihkan Sungai Pasirluyu
PT Len Industri (Persero) bersama Kelurahan Pasirluyu dan Astra Biz Center menggelar aksi BEWASA (Beberes Walungan Sasarengan) pada Jumat (17/7) di aliran sungai Kelurahan Pasirluyu, Kota Bandung. Kegiatan bertujuan mengurangi risiko banjir dan memperbaiki kualitas lingkungan dengan membersihkan sampah serta vegetasi liar yang menyumbat aliran.
Pelaksanaan gotong royong
Sekitar 100 peserta yang terdiri dari karyawan PT Len Industri, karyawan Astra Biz Center, perangkat kelurahan, dan warga setempat bergotong royong membersihkan aliran sungai sepanjang sekitar 200 meter. Kegiatan difokuskan pada titik-titik yang sering tersumbat sampah dan tumbuhan liar.
- Karyawan PT Len Industri
- Karyawan Astra Biz Center
- Perangkat Kelurahan Pasirluyu
- Warga RW 07 dan RW 08
Hasil dan dampak langsung
Tim gabungan berhasil mengangkat sekitar lima ton sampah dari badan sungai selama pembersihan. Pembersihan ini diharapkan dapat mengurangi potensi penyumbatan aliran air yang kerap memicu genangan dan banjir di wilayah sekitar.
Pernyataan pihak penyelenggara
Direktur Utama PT Len Industri, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., menegaskan bahwa kegiatan ini bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata melalui kolaborasi.
"Bagi PT Len Industri, keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan teknologi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. BEWASA menjadi bukti bahwa ketika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama, kita dapat menciptakan dampak yang nyata. Kami berharap semangat gotong royong ini terus tumbuh dan menjadi budaya bersama dalam menjaga sungai serta lingkungan untuk generasi mendatang."
Di sisi pemerintahan lokal, Lurah Pasirluyu, Sandi Rachmawan, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyebut sinergi antar-pihak sebagai kunci pelestarian lingkungan di tingkat kelurahan.
"Kami menyambut baik inisiatif BEWASA yang melibatkan berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kondisi sungai yang bersih tidak hanya mengurangi risiko banjir, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi warga untuk semakin peduli terhadap kebersihan sungai serta lingkungan di sekitarnya."
Upaya berkelanjutan dan implikasi
Kegiatan BEWASA menunjukkan bahwa tindakan preventif sederhana, seperti pembersihan rutin dan pelibatan masyarakat, dapat menurunkan risiko banjir dan memperbaiki kualitas lingkungan. Ke depan, kolaborasi serupa diperlukan untuk menjaga hasil kerja ini tetap berkelanjutan.
Langkah berikutnya yang diusulkan adalah penyuluhan kebersihan, penempatan sarana pembuangan sampah yang memadai, dan monitoring berkala agar sungai tetap mengalir lancar dan aman bagi masyarakat sekitar.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
16 Juli: Hari Ular Sedunia dan Hari Apresiasi Kecerdasan Buatan
16 Juli diperingati sebagai World Snake Day untuk pelestarian ular dan Artificial Intelligence Appreciation...
Penumpang Whoosh Naik 26% Selama Libur Sekolah, 573.780 Orang
Whoosh angkut 573.780 penumpang saat libur sekolah (13 Juni–12 Juli), naik 26,5% dengan puncak 23.408 penump...
Wisata Domestik Dorong Pemulihan Pariwisata Indonesia 2026
Lonjakan wisatawan domestik Mei 2026 mendongkrak pemulihan pariwisata Indonesia, tetapi pemulihan berkelanju...
15 Juli 2026: Hari Keterampilan Pemuda, Berbagi, dan Keamanan Hewan
15 Juli 2026 diperingati sebagai Hari Keterampilan Pemuda, Hari Memberi Sesuatu, dan Hari Keamanan Kebakaran...
Hari Kebaya Nasional Ke-3: Perempuan Perkuat Pelestarian Kebaya
Organisasi perempuan dan komunitas budaya memperkuat pelestarian kebaya menjelang Hari Kebaya Nasional Ke-3...
Hari Kebaya Nasional Ke-3: 80 Organisasi, 22 Komunitas Terlibat
Hari Kebaya Nasional Ke-3 digelar 24 Juli 2026 di Senayan City; 80 organisasi perempuan dan 22 komunitas bud...