Ana/Trias Tersingkir di Perempat Final Japan Open 2026
Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari (Ana/Trias) tersingkir dari Japan Open 2026 setelah kalah dari pasangan Chinese Taipei, Hsu Yin Hsui dan Lin Jhin Yun, di perempat final, Jumat 17 Juli 2026, di Tokyo Metropolitan Gymnasium. Pertandingan berakhir dua set langsung dengan skor 18-21, 15-21 dan berlangsung selama 43 menit.
Kronologi pertandingan
Gim pertama berjalan ketat sejak awal. Ana/Trias sempat memimpin dan mempertahankan keunggulan hingga memasuki poin-poin krusial. Namun, saat kedudukan menunjukkan 18-16 untuk mereka, Hsu/Lin membalas dengan lemparan lima poin beruntun yang mengubah arah laga dan memenangkan gim pembuka.
Pada gim kedua, Ana/Trias kembali menyusul dan sempat unggul 10-9. Momentum lagi-lagi berubah ketika pasangan Chinese Taipei itu mencetak empat poin beruntun untuk memimpin. Mereka mampu menjaga ritme hingga akhir dan menutup laga dengan kemenangan dua set langsung.
Analis penyebab kekalahan
Setelah pertandingan, kedua pemain Indonesia mengakui sejumlah faktor yang menyebabkan hasil negatif. Meilysa menyebut banyaknya kesalahan sendiri sebagai penyebab utama kegagalan mereka menahan comeback lawan.
"Tadi kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Banyak mati sendiri dan itu harus dikurangi ke depannya," ujar Meilysa.
Febriana menyorot pola permainan yang berisiko sebagai sumber kesalahan, bukan kondisi lapangan atau kesiapan fisik tim.
"Tidak ada kendala di lapangan, kami sudah siap sebenarnya... Tapi memang hari ini kami kurang safe mainnya. Banyak pengembalian bola yang mengambang dan kurang bagus," kata Febriana.
Ana menilai kekuatan lawan terletak pada permainan yang aman dan terstruktur, sehingga sulit ditembus.
"Pasangan Chinese Taipei ini punya permainan yang safe, dari pola permainan mereka juga cukup padu dan kuat," tutur Ana.
Dampak dan langkah berikutnya
Kekalahan ini menutup langkah Ana/Trias di Japan Open 2026 dan menandai catatan pertama mereka dari tiga pertemuan melawan Hsu/Lin. Hsu/Lin, yang tercatat sebagai peringkat 12 ganda putri, memanfaatkan peluang dan konsistensi untuk melaju lebih jauh di turnamen.
Dengan kekalahan ini, Ana/Trias diperkirakan akan mengevaluasi aspek teknis dan pola permainan, khususnya mengurangi kesalahan sendiri dan memperbaiki pengembalian bola agar lebih aman. Tim pelatih kemungkinan akan fokus pada kestabilan permainan dan pertahanan untuk menghindari hasil serupa di turnamen mendatang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Tottenham Mulai Latihan Intensif di Enfield Jelang Pramusim
Tottenham Hotspur memulai latihan pramusim di Enfield pada 17 Juli 2026, fokus pada passing, kebugaran, dan...
Scaloni dan Messi: Kunci Argentina Menuju Piala Dunia 2026
Hubungan erat Lionel Scaloni dan Lionel Messi menjadi modal penting Argentina dalam perburuan gelar di Piala...
FIFA Selidiki Spanduk Malvinas Usai Argentina vs Inggris
FIFA menelaah insiden pembentangan spanduk Malvinas oleh pemain Argentina usai semifinal Piala Dunia 2026 se...
Prancis vs Inggris: Perebutan Posisi Ketiga dan Sepatu Emas
Prancis dan Inggris akan bertemu pada 19 Juli 2026 untuk memperebutkan posisi ketiga Piala Dunia yang juga b...
Spanyol Lolos Final Piala Dunia 2026, Tantang Argentina
Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis; final vs Argentina di MetLife Stadium,...
Spanduk Malvinas: Argentina Terancam Sanksi FIFA
Argentina terancam sanksi FIFA setelah pemain dan suporter membentangkan spanduk "Las Malvinas Son Argentina...