Scaloni dan Messi: Kunci Argentina Menuju Piala Dunia 2026
Lionel Scaloni dan Lionel Messi menjadi fondasi penting tim nasional Albiceleste menuju Piala Dunia 2026. Hubungan keduanya yang terjalin sejak awal karier internasional Messi memberi stabilitas dan arah bagi skuad Argentina di turnamen besar.
Awal kedekatan
Kisah kebersamaan itu bermula pada 2005 saat Messi menjalani debut internasional melawan Hungaria. Pada laga tersebut Scaloni tercatat memberi dua umpan kepada Messi sebelum ia menerima kartu merah. Interaksi awal itu kemudian berlanjut pada Piala Dunia 2006 ketika Scaloni menjadi pemain pertama yang menyambut Messi usai golnya ke gawang Serbia Montenegro.
Peran Scaloni setelah krisis 2018
Setelah kegagalan pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Asosiasi Sepak Bola Argentina menunjuk Scaloni sebagai pelatih sementara. Ia awalnya dipercaya menangani beberapa laga persahabatan dan membangun skuad baru dengan pendekatan berbeda. Langkah tersebut membawa perubahan signifikan pada struktur tim.
Kembalinya Messi dan gelar dunia
Messi sempat menjauh dari tim setelah kekecewaan di final Copa America 2016. Scaloni lalu melakukan pendekatan, termasuk melibatkan Pablo Aimar dalam komunikasi untuk meyakinkan Messi agar kembali. Kepercayaan itu berbuah manis ketika Argentina berkembang pesat dan merebut Piala Dunia 2022.
Menatap Piala Dunia 2026
Memasuki Piala Dunia 2026, Argentina dihadapkan pada tantangan berat melawan negara-negara kuat. Dalam skenario yang diberitakan, mereka berpeluang menghadapi Inggris dan berpotensi bertemu Spanyol di final. Kedekatan pelatih dan kapten diyakini menjadi modal penting untuk melewati rintangan tersebut.
Gaya kepelatihan dan prospek sejarah
Scaloni dikenal karena ketenangannya saat menghadapi tekanan pertandingan besar. Sikap itu sering menjadi penyeimbang emosi skuad, terutama dalam momen-momen krusial. Emosi Scaloni juga terlihat saat Argentina meraih kemenangan penting; ia sampai tak mampu menyelesaikan wawancara setelah kemenangan dramatis.
Matahari akan tetap terbit besok
Kutipan tersebut menggambarkan pendekatan tenang Scaloni. Jika mampu membawa Argentina juara dunia pada 2026, ia berpeluang menorehkan sejarah besar sebagai pelatih yang sukses di level tertinggi sepak bola.
Ringkasan tonggak utama
- 2005: Pertemuan awal Scaloni dan Messi pada debut internasional Messi.
- 2006: Dukungan Scaloni setelah gol Messi di Piala Dunia.
- 2018: Scaloni ditunjuk pelatih sementara pasca-Piala Dunia.
- 2016–2022: Upaya meyakinkan Messi dan kemenangan Piala Dunia 2022.
Dengan hubungan yang terus terjaga, Scaloni dan Messi tetap menjadi pusat perhatian fans dan pengamat saat Argentina memburu kejayaan berikutnya di Piala Dunia 2026.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
MilkLife Kickers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan 13-0 dan Kekalahan Tipis
MilkLife Kickers buka Singa Cup 2026 di Singapura dengan kemenangan 13-0 dan kekalahan tipis 0-1 dalam dua l...
UPI dan STKIP Pasundan ke Final Campus League Futsal Bandung 2026
UPI dan STKIP Pasundan melaju ke final Campus League Futsal Bandung 2026 setelah menundukkan UIN SGD dan UNW...
Seluruh Tiket Final DBL Jakarta 2026 Ludes dalam 47 Jam
Seluruh tiket Final Honda DBL Jakarta 2026 habis terjual; presale ludes dalam 1 jam dan semua tiket habis da...
MilkLife Strikers Juara Singa Cup 2026 Girls U12
MilkLife Strikers juara Singa Cup 2026 Girls U12 setelah menang 2-1 atas Selangor FC Academy A di Singapura,...
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Bungkam Lion City 6-1
MilkLife Strikers menaklukkan Lion City Sailors 6-1 di Singa Cup 2026, berkat hattrick Ika Wonda dan permain...
SDN 021 Ciporeat dan SDN 075 Jatayu Juara MLSC Bandung 2026
SDN 021 Ciporeat (KU12) dan SDN 075 Jatayu (KU10) keluar sebagai juara MLSC Bandung Seri 1 2026 setelah fina...