Ekonomi

KAI Perkuat Layanan Inklusif, Kenyamanan Penumpang Meningkat

Bagikan:
Penumpang menggunakan fasilitas aksesibilitas di stasiun kereta

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat layanan inklusif untuk memastikan kenyamanan semua penumpang, termasuk perempuan, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan fasilitas pendukung, pelatihan petugas, dan ruang layanan khusus agar perjalanan kereta lebih aman dan setara untuk seluruh lapisan masyarakat.

Fasilitas yang disediakan

KAI melengkapi stasiun dan kereta dengan berbagai fasilitas agar aksesibilitas meningkat. Rangkaian fasilitas itu mencakup:

  • Guiding block untuk orientasi tunanetra
  • Portable ramp untuk akses naik turun peron
  • Kursi roda dan toilet ramah disabilitas
  • Ruang laktasi untuk ibu menyusui
  • Petugas yang mendapat pelatihan pendampingan pelanggan berkebutuhan khusus

Pandangan ahli dan pelaku industri

Akademisi dan pengamat transportasi darat, Djoko Setijowarno, menilai aspek inklusivitas menjadi tolok ukur penting dalam peningkatan kualitas layanan publik. Ia menyebut bahwa perkembangan layanan di Indonesia kini bisa bersaing dengan negara maju.

"Jika dibandingkan dengan sejumlah negara maju, layanan transportasi publik Indonesia sudah mampu bersaing. Pengalaman studi banding ke luar negeri juga memperlihatkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar layanan yang kompetitif."

Sementara itu, travel content creator Taufik Effendi menekankan bahwa pengalaman pelanggan kini menjadi penentu kualitas layanan. Menurutnya, fokus layanan tidak lagi hanya pada mencapai tujuan tetapi juga pada kenyamanan sepanjang perjalanan.

"Banyak yang bisa dinikmati selama perjalanan. Orang sekarang bukan hanya melihat tujuan akhirnya, tetapi juga menikmati pengalaman selama berada di kereta."

Dampak pada pengalaman penumpang

Dengan fasilitas dan pelatihan yang lebih baik, KAI berharap tingkat kenyamanan dan kepuasan penumpang meningkat. Pendekatan ini memudahkan mobilitas kelompok rentan dan mengurangi hambatan akses yang selama ini menjadi pengeluh umum.

Perbaikan layanan juga berpotensi meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta sebagai pilihan utama, sehingga mendukung efisiensi dan keberlanjutan transportasi publik.

Prospek dan langkah berikutnya

Transformasi layanan KAI tidak hanya terfokus pada modernisasi dan efisiensi operasional. Langkah berikutnya adalah memastikan konsistensi implementasi di seluruh jaringan stasiun dan kereta, serta evaluasi berkala terhadap kebutuhan pengguna.

Dengan demikian, KAI berupaya menghadirkan perjalanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman, nyaman, dan setara bagi semua penumpang.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait