Pertamina: Pasokan BBM Sumut Aman, Distribusi Kembali Normal
Pertamina Patra Niaga menyatakan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera Utara aman dan distribusi telah kembali normal sejak pemantauan terkini pada Sabtu, 18 Juli 2026. Pernyataan itu disampaikan setelah pengecekan di Command Center dan kunjungan ke sejumlah SPBU di Kota Medan untuk memastikan stok dan antrean kendaraan terkendali.
Pemantauan lapangan dan kondisi antrean
Menurut Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, tim melakukan monitoring melalui sistem CCTV dan peninjauan langsung. Hasil pemantauan menunjukkan antrean kendaraan di SPBU berangsur normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung efektif.
"Paling penting bagi kami adalah masyarakat kembali dapat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan kondisi di lapangan semakin baik,"
Langkah percepatan distribusi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengoptimalkan sejumlah langkah operasional untuk memastikan keandalan pasokan. Upaya yang dilakukan antara lain:
- Pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam;
- Penambahan armada mobil tangki melalui skema spot charter;
- Penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT);
- Optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
Dengan langkah-langkah ini, penyaluran BBM ke SPBU di Kota Medan dan wilayah sekitarnya dilaporkan berjalan lancar.
Imbauan kepada masyarakat
Pertamina mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Perusahaan juga meminta masyarakat berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas yang dapat memicu kepanikan.
"Kami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Tidak melakukan pembelian secara berlebihan,"
"Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina. Terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan,"
Kolaborasi antarpemangku kepentingan
Prabu menekankan kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan pemangku kepentingan lain sebagai kunci pemulihan distribusi. Kerja sama ini dinilai efektif mengurai antrean di SPBU dan mempercepat penyaluran BBM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa monitoring akan terus berjalan intensif untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.
"Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman. Akan terus melakukan monitoring secara intensif guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,"
Dengan kondisi operasional terminal yang normal dan langkah percepatan distribusi, masyarakat diharapkan dapat kembali memperoleh BBM secara mudah dan teratur. Pemantauan lanjutan tetap dilakukan untuk mencegah gangguan pasokan ke depannya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bunga Utang Capai Rp394,1 T, APBN Agustus 2026 Defisit
Pembayaran bunga utang mencapai Rp394,1 triliun hingga Agustus 2026, membuat APBN tercatat defisit Rp240,1 t...
Pembiayaan Utang Capai Rp506 T hingga Agustus 2026
Realisasi pembiayaan utang neto Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026, setara 60,8% dari target APBN 2026; SB...
IHSG Melemah 0,33% ke 6.441,15 pada Penutupan Jumat
IHSG turun 0,33% ke 6.441,15 pada penutupan Jumat; volume 32,6 miliar saham dan nilai transaksi Rp19,2 trili...
Penerbitan SBN 2026 Tetap Sesuai Rencana, Defisit APBN 2,85%
Kemenkeu: penerbitan SBN hingga akhir 2026 on track untuk penuhi pembiayaan dan jaga outlook defisit APBN 2,...
Sharp Indonesia Raih Dua Penghargaan PR Pilihan Jurnalis 2026
Sharp Indonesia dan Andry Adi Utomo meraih dua penghargaan Journalists’ Choice di Indonesia PR of the Year 2...
AXA dirikan AXA Sharia Life untuk perluas proteksi syariah
AXA mendirikan AXA Sharia Life Insurance dan mendapat izin OJK untuk memperkuat layanan asuransi syariah di...