Sopir Truk Ditahan, 4 Tewas dalam Tabrakan di Medan–Berastagi
Medan — Polrestabes Medan menahan sopir truk berinisial BS (50) dan menetapkannya sebagai tersangka terkait tabrakan maut di Jalan Medan–Berastagi, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, yang terjadi Jumat (17/7). Insiden itu menewaskan empat orang dan melukai delapan lainnya. Penyidik menjerat BS berdasarkan Pasal 310 ayat (4) Undang‑Undang Nomor 22 Tahun 2009.
Penetapan tersangka dan dugaan pelanggaran
Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Widodo, menyatakan pemeriksaan terhadap sopir truk selesai sehingga penetapan tersangka segera dilakukan. Penyidik menilai ada unsur kelalaian yang berakibat fatal.
“Berdasarkan pemeriksaan sopir truk segera ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang‑Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) mengatur sanksi bagi pengemudi yang karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga korban meninggal dunia,”
Kronologi singkat
Menurut penyelidikan awal, truk fuso yang dikemudikan BS datang dari arah Kabupaten Tanah Karo menuju Medan. Sopir diduga mengalami rem blong, sehingga kendaraan melaju tidak terkendali dan menghantam sembilan kendaraan lain di jalur wisata tersebut. Akibatnya, terjadi kerumunan korban jiwa dan luka.
Identitas korban
Polda Sumut telah mengidentifikasi korban yang meninggal dan yang dirawat. Data korban yang meninggal sebagai berikut:
- Heppi Sitinjak (60) — warga Sidikalang
- Dinaria Manik (60) — warga Sidikalang
- Samsir Sitinjak (30) — warga Sidikalang
- Anton Simorangkir
Korban luka yang mendapat perawatan dibagi menurut fasilitas kesehatan:
- Dirawat di puskesmas: Siti Mawan (61) dan Pebrianto Siburian (31), keduanya warga Sidikalang
- Dirujuk ke RSUP H Adam Malik: Rafika Lince (41) warga Desa Sugihen, Berastagi; Harta Ulina (50) warga Desa Sugihen, Berastagi; Seventri Amandasari Manihuruk (27) warga Dairi; FS (11) warga Dairi; Gabe Roida Sitinjak (18) warga Dairi; dan Rinto Sitinjak (23) warga Dairi
Proses penyidikan
Satlantas Polrestabes Medan masih mengumpulkan alat bukti kuat. Tim memeriksa saksi, mengumpulkan rekaman CCTV, dan melakukan investigasi teknis terhadap kendaraan. Widodo menegaskan proses penyelidikan dan investigasi akan terus digelar untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Sampai saat ini proses penyelidikan dan investigasi masih terus digelar guna memastikan penyebab terjadinya tragedi kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan‑Berastagi tersebut,”
Implikasi dan langkah selanjutnya
Penyidikan akan menentukan kelanjutan proses hukum terhadap tersangka. Selain itu, hasil investigasi diharapkan memberi pelajaran untuk peningkatan keselamatan di jalur wisata yang sering dilalui kendaraan berat. Penanganan korban dan pemulihan lalu lintas terus dilakukan oleh aparat setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Maulid Akbar Kuta Malaka: Santuni 70 Yatim, 2.000 Jamaah
Maulid Akbar di Masjid Samahani, Kuta Malaka, 8 November, memberi santunan kepada 70 anak yatim dan diperkir...
Wakil Ketua DPRD Kritik Camat-Lurah Absen di Sosper Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen kecewa Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel absen saat Sosper (...
Polres Sibolga Catat 502 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Toba 2026
Polres Sibolga menertibkan 502 pelanggar dalam Operasi Patuh Toba 2026, dengan 500 teguran dan dua tilang ma...
Warga Tolak Penggabungan SD Negeri 101832 di Pancurbatu
Komite dan orang tua SDN 101832 Pancurbatu menolak penggabungan ke SDN 106820; minta keputusan Dinas Pendidi...
Rico Waas Tampung Aspirasi Warga Tegal Sari III: Drainase & Keamanan
Wali Kota Medan Rico Waas memimpin gotong royong dan Sapa Warga di Tegal Sari III untuk menindaklanjuti kelu...
RSUP H. Adam Malik Rayakan HKN ke-62: Indonesia Bergerak
RSUP H. Adam Malik menggelar rangkaian HKN ke-62 sepanjang November 2026, termasuk program Indonesia Bergera...