IHSG Naik 4,24% Pekan 13-17 Juli 2026, Kapitalisasi Rp10.749T
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pekan 13-17 Juli 2026, ditutup di level 6.175,53 atau naik 4,24 persen dibandingkan penutupan pekan sebelumnya. Laporan mingguan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lonjakan nilai transaksi, volume, dan kapitalisasi pasar sebagai pendorong utama penguatan pasar.
Pergerakan pasar dan data perdagangan
Sepanjang pekan, rata-rata nilai transaksi harian meningkat pesat. Data BEI menunjukkan kenaikan pada hampir semua indikator utama perdagangan.
- IHSG: ditutup 6.175,53 (naik 4,24%), dari 5.924,36 pada pekan sebelumnya.
- Rata-rata nilai transaksi harian: Rp13,99 triliun (naik 36% dari Rp10,27 triliun).
- Rata-rata volume transaksi harian: 26,17 miliar lembar saham (naik 27,75% dari 20,49 miliar).
- Rata-rata frekuensi transaksi harian: 2,33 juta kali (naik 24,60% dari 1,87 juta).
- Kapitalisasi pasar: Rp10.749 triliun (naik 3,95% dari Rp10.340 triliun).
Arus modal asing
Investor asing mencatatkan posisi beli bersih sepanjang pekan sebesar Rp638,05 miliar. Meski demikian, akumulasi tahun berjalan masih menunjukkan tren net sell dengan nilai Rp75,71 triliun sampai akhir pekan ini. Pergerakan mingguan ini menunjukkan adanya sentimen positif jangka pendek dari investor luar.
Pembaruan metodologi kepemilikan saham terkonsentrasi
Pekan ini BEI dan Self Regulatory Organization (SRO) mengumumkan penyempurnaan metodologi penentuan High Shareholding Concentration (HSC). Perubahan penting adalah penambahan kriteria price impact ratio, yang akan diberlakukan untuk saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat transparansi pasar modal nasional.
HUT BEI ke-24 dan arah ke depan
BEI merayakan ulang tahun ke-24 pada 13 Juli dengan tema “Stronger. Credible. Growth.” Direksi menegaskan komitmen memperkuat pasar modal dan mendukung pertumbuhan industri keuangan nasional. Dengan peningkatan likuiditas pekan ini dan pembaruan regulasi HSC, pelaku pasar akan mengamati dampaknya pada konsentrasi kepemilikan dan volatilitas saham besar.
Pekan depan, fokus pasar kemungkinan tertuju pada realisasi aliran modal serta respons emiten-besaran terhadap kriteria HSC yang diperbarui.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
BI Pastikan Likuiditas Perbankan Tetap Terjaga
BI menyatakan likuiditas perbankan aman setelah INDONIA turun dan ekspansi likuiditas mencapai Rp837,11 tril...
Polda Sumut Kawal Distribusi BBM di Medan, Pasokan Dipastikan Aman
Polda Sumut mengawal distribusi BBM di Medan sejak 17 Juli 2026; operasi 24 jam dan pasokan dari tiga termin...
Penumpang KA Parahyangan Tembus 570.192 pada Semester I 2026
KAI mencatat 570.192 penumpang KA Parahyangan pada Semester I 2026, naik 32,61%; beberapa layanan Argo dan A...
KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026
KAI mengangkut 10.050 ton pupuk pada Semester I 2026 untuk mendukung distribusi pertanian nasional dan efisi...
61,22% Pergerakan Penumpang KAI di Luar 10 Stasiun Terpadat
KAI mencatat 61,22% pergerakan penumpang terjadi di luar 10 stasiun terpadat, dengan 36,56 juta aktivitas na...
KAI Perkuat Layanan Inklusif, Kenyamanan Penumpang Meningkat
KAI memperkuat layanan inklusif dengan fasilitas dan pelatihan petugas untuk kenyamanan perempuan, lansia, i...