Dua Pekerja Pemotong Rumput Tol Sergai Tewas Ditabrak Dump Truk
Perbaungan, Sumut – Dua pekerja pemotong rumput di ruas Tol Serdang Bedagai (Sergai) tewas dan satu lainnya luka ringan setelah ditabrak sebuah dump truk di KM 52/800 Jalur A, Desa Adolina, Kecamatan Perbaungan, Selasa (1/9). Kecelakaan terjadi saat ketiga petugas sedang menghentikan mobil operasional dan memasang rambu sementara untuk pekerjaan pemotongan rumput.
Kronologi singkat
Menurut keterangan saksi, dump truk B 9129 UM melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Saat itu tiga petugas pemotong rumput menghentikan mobil operasional Suzuki pikap dan menaruh lima traffic cone sambil menyiapkan mesin babat rumput.
Posisi korban berada di jalur lambat. Truk kemudian menabrak traffic cone, menggilas mesin babat, dan menyeret para pekerja hingga berada di bawah kolong kendaraan. Peristiwa itu mengakibatkan dua pekerja tewas di lokasi dan satu mengalami luka ringan.
Identitas korban
- Sofian, 51 tahun, warga Dusun I Desa Lengau Seprang, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang — meninggal.
- Eka Maulana, 32 tahun, warga Dusun III Desa Petangguhan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang — meninggal.
- Juhri, 52 tahun, warga Dusun VI Desa Kotasan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang — luka ringan dan mendapatkan perawatan.
Penanganan polisi
Kepala Seksi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, membenarkan kejadian tersebut. Petugas Satlantas segera melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit setempat.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol KM 52/800 Jalur A wilayah Perbaungan antara satu unit dump truk dengan pejalan kaki yang merupakan petugas pemotong rumput," terang AKP Bringin Jaya.
Korban dibawa ke RS Melati Perbaungan untuk tindakan medis dan pemeriksaan lebih lanjut. Identitas sopir tercatat sebagai Dimas Rezha Prihandana, 31 tahun, warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Galang.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Peristiwa ini menyoroti risiko keselamatan pekerja jalan yang bekerja di bahu tol. Satlantas yang menangani kasus menyita barang bukti untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan faktor kelalaian prosedur kerja di lokasi.
Investigasi lebih lanjut diharapkan mengungkap kronologi lengkap dan rekomendasi untuk memperkuat pengamanan area kerja di jalan tol agar tragedi serupa tidak terulang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polsek Siantar Selatan Sambang Warga dan Imbau Waspada Karhutla
Polsek Siantar Selatan sambangi warga Jalan Narumonda pada 30 Agustus, tingkatkan kehadiran polisi dan imbau...
Bandara Kualanamu Kembali Normal, 55 Penerbangan Dibatalkan
Bandara Kualanamu kembali beroperasi sejak 14.07 WIB 1 Sept 2026 setelah erupsi Sinabung; 55 penerbangan dib...
Erupsi Sinabung Tak Ganggu Operasional Bandara Silangit
Erupsi Gunung Sinabung dan sebaran abu tidak mengganggu operasional Bandara Raja Sisingamangaraja XII; semua...
Pedagang Tarutung Demo Desak Solusi Relokasi Tanggul Aek Sigeaon
Puluhan pedagang PETAS demo di Tarutung (1/9/2026), menolak pengosongan lapak tanpa solusi relokasi dan jami...
Gunung Sinabung Tetap Berstatus Siaga, Potensi Erupsi Masih Ada
Gunung Sinabung di Karo tetap berstatus Level III (Siaga); gempa dan tremor masih terekam, abu tipis bergera...
Ahli Waris Minta Eksekusi Tanah UDA Segera Dilakukan
Ahli waris Pardede mendesak PN Medan melakukan eksekusi aset Universitas Darma Agung berdasarkan putusan ink...