Politik

Tiga Politisi Muda PDI Perjuangan Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan

Bagikan:
Indi Naidha Wulandari anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember

JEMBER — Tiga politisi muda dari PDI Perjuangan di kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah satu media nasional. Mereka adalah Widarto (Ketua DPC PDI Perjuangan Jember), Sinung Sudrajad (Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso), dan Indi Naidha Wulandari (anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember). Nominasi itu menyorot kiprah mereka dalam bidang pemerintahan, kebudayaan, dan pemberdayaan kelompok rentan.

Widarto: Pemimpin Parlemen yang Responsif

Widarto masuk nominasi untuk kategori The Most Inspiring, Responsive, and People-Centered Parliamentary Leader. Penilaian menyorot sikapnya yang dianggap responsif dan berorientasi pada kepentingan warga.

Salah satu praktik yang mendapat perhatian ialah kebiasaan melaporkan kinerja kepada masyarakat setiap bulan. Menurut pengamat, rutinitas ini memperkuat akuntabilitas wakil rakyat kepada konstituen.

"Yang memberikan amanah rakyat, dan ini harus menjadi kebiasaan sebagai anggota DPRD melaporkan rutin kepada masyarakat," kata Widarto.

Sinung Sudrajad: Penggerak Geopark dan Pelestarian Budaya

Sinung Sudrajad dinominasikan pada kategori Cultural, Ideological Guardian, and Geopark Pioneer. Ia dinilai berperan aktif mendorong pengembangan Ijen Geopark dan menginisiasi peraturan daerah untuk pemajuan kebudayaan.

Bersama timnya, Sinung juga menerbitkan buku Bandawasa: Negeri Taman Bumi. Buku itu memuat gagasan dan gerakan untuk mengembangkan potensi kebudayaan serta geopark di Bondowoso.

Indi Naidha Wulandari: Pionir Pemberdayaan Inklusif

Indi Naidha Wulandari masuk nominasi The Inspiring Woman: Pioneering Inclusive Empowerment and Safeguarding Children. Penilaian menyorot konsistensinya mendampingi kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Indi kerap terlibat dalam program perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan di tingkat lokal. Langkah-langkah tersebut dinilai memperkuat akses layanan dan perlindungan bagi penerima manfaat.

Makna Nominasi dan Implikasinya

Ketiga nominasi mencerminkan fokus berbeda namun saling melengkapi: tata kelola dan keterbukaan politik, pelestarian kebudayaan serta geopark, dan pemberdayaan kelompok rentan. Pengakuan ini membuka peluang bagi penguatan program regional dan kolaborasi lintas sektor.

Ke depan, nominasi tersebut dapat mendorong praktik pelaporan publik, advokasi budaya lokal, dan program perlindungan sosial yang lebih luas di wilayah Tapal Kuda.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait