PDI Perjuangan Jombang Target 14 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target 14 kursi di DPRD Kabupaten Jombang pada Pemilu 2029. Target itu diumumkan Sabtu (30/05/2026) saat pelantikan 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Jombang di Ballroom Gedung Niaga. Menurutnya, tujuan utama adalah merebut kembali posisi Ketua DPRD sebagai tolok ukur kemenangan politik di daerah.
Pelantikan PAC dan evaluasi hasil 2024
Acara pelantikan dihadiri 231 peserta. Sumrambah membuka kegiatan dengan laporan evaluasi hasil Pemilu 2024 sebagai dasar strategi menuju 2029. Ia menegaskan pentingnya jujur melihat celah untuk memperbaiki perolehan suara lima tahun ke depan.
"Kepada teman-teman DPD, saya laporkan bahwa kita mendapat 10 kursi di 2024. Namun, kita harus jujur melihat celah yang ada."
Perolehan kursi dan titik kelemahan tiap dapil
Sumrambah memaparkan PDI Perjuangan Jombang meraih total 10 kursi legislatif pada Pemilu 2024. Partai tampil kompetitif di enam daerah pemilihan (dapil), namun masih ada kekurangan suara pada sejumlah dapil.
Rinciannya, Dapil 1 memperoleh dua kursi dengan selisih sekitar 8.000 suara untuk menambah kursi ketiga. Dapil 2 dan Dapil 3 menunjukkan peningkatan—masing-masing mengamankan dua dan tiga kursi. Sementara itu Dapil 4 dan Dapil 6 turun dari dua kursi menjadi satu kursi, masing-masing kekurangan rata-rata 5.000 suara untuk kembali mengamankan kursi kedua.
Strategi dan instruksi kader
Sumrambah menginstruksikan seluruh jajaran PAC hingga Ranting untuk menyatukan visi dengan pengurus DPD dan DPP. Ia menekankan kader harus turun ke akar rumput dan bekerja langsung dengan masyarakat sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan.
"Visi kita harus satu. Seperti yang disampaikan Ibu Mega, hari ini kita butuh kader yang mau turun ke bawah, kader yang menangis dan tertawa bersama rakyat."
Sebagai langkah operasional, setiap anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Jombang diwajibkan melakukan unjung-unjung ke tingkat Ranting minimal empat kali sebulan. Sumrambah menegaskan kehadiran fisik penting untuk menjaga hubungan dengan konstituen.
Inovasi di tingkat akar rumput: Posko Pangan
Selain penguatan struktur organisasi, DPC mengubah fungsi "Posko Perjuangan 99" menjadi Posko Pangan. Transformasi ini menjadikan kantor partai sebagai pusat aktivitas sosial dan produktif yang mendukung ketahanan pangan lokal.
"Ini bukan sekadar tempat bertemu bagi teman-teman Ranting dan PAC, tetapi juga menjadi lahan produktif. Di sana ditanami sayuran untuk ketahanan pangan keluarga,"
Langkah ini dimaksudkan untuk menghadirkan politik yang memberi manfaat nyata bagi konstituen, dimulai dari kegiatan produksi pangan dan distribusi lokal.
Untuk informasi terkait kegiatan partai dan perkembangan berikutnya, pembaca dapat menelusuri pembaruan melalui Google News.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bawaslu Verifikasi Data SIPOL di Kantor DPC PDI Perjuangan Tuban
Bawaslu Kabupaten Tuban melakukan verifikasi data SIPOL di kantor DPC PDI Perjuangan Tuban untuk memastikan...
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...