Politik

PDI Perjuangan Trenggalek Mulai Musran dan Musanran di Munjungan

Bagikan:
Konsolidasi PDI Perjuangan dan Musran Musanran di Munjungan, Trenggalek

Trenggalek, 23 Juli 2026 — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek membuka rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di Kecamatan Munjungan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat desa dan memastikan kepengurusan ranting siap menjalankan agenda partai.

Pelaksanaan perdana di Munjungan

Musran dan Musanran perdana diselenggarakan di Balai Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, pada Kamis, 23 Juli 2026. Agenda dihadiri pengurus dari tingkat cabang, ranting, hingga anak ranting serta kader partai, termasuk generasi muda.

Konsolidasi PDI Perjuangan di Munjungan, Trenggalek

Proses musyawarah dan hasil

Proses musyawarah berlangsung demokratis dengan pengawasan langsung dari DPC. Musran di Munjungan menghasilkan kepengurusan baru untuk 11 ranting yang tersebar di seluruh desa kecamatan tersebut.

Kehadiran pengurus baru diharapkan memperkuat roda organisasi di tingkat paling bawah. Partai juga memprioritaskan keterlibatan kader muda untuk suksesi kepengurusan di desa.

"Munjungan menjadi kecamatan pertama dan alhamdulillah lancar tanpa kendala. Mudah-mudahan dengan adanya ketua ranting dan anak ranting baru, target-target partai bisa terwujud," kata M. Nur Arifin, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek.

Jadwal lanjutan dan tujuan konsolidasi

Menurut Sekretaris DPC, Doding Rahmadi, pelaksanaan Musran dan Musanran akan berlanjut ke kecamatan lain secara bertahap. Rangkaian agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026.

  • Pagi-siang: Kecamatan Panggul dan Watulimo
  • Malam: Kecamatan Gandusari

Pelaksanaan bertahap ini bertujuan meningkatkan soliditas internal dan memastikan setiap ranting mampu menjalankan program serta target organisasi ke depan.

Impak dan prospek

Konsolidasi hingga tingkat anak ranting menjadi langkah strategis menghadapi jadwal kegiatan partai dan agenda politik lokal. Dengan kepengurusan yang diregenerasi, DPC berharap koordinasi program di desa menjadi lebih efektif.

Ke depan, fokus akan bergeser pada pembinaan kader dan monitoring kinerja ranting agar target organisasi dapat dicapai secara terukur.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait