Surabaya Segel 250 Lokasi, Terapkan Gate System dan Parkir Non-Tunai
Surabaya — Wali Kota Eri Cahyadi menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel sekitar 250 lokasi yang belum berizin dan menerapkan gate system, CCTV, serta pembayaran non-tunai di kawasan Makam Keputih untuk memastikan transparansi dan kepastian tarif.
Langkah ini diumumkan Kamis (23/7/2026) sebagai upaya menegakkan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perparkiran. Tempat yang belum memenuhi persyaratan akan ditutup sementara sampai perizinan lengkap.
Penertiban 250 lokasi tanpa izin
Pemkot menyegel lokasi yang tidak memiliki izin resmi. Penegakan ini bertujuan memberi kepastian hukum bagi pengelola dan pengguna parkir. Selain itu, perizinan memudahkan pendataan dan pengawasan pajak parkir.
Menurut Eri, kepemilikan izin juga menentukan tanggung jawab apabila terjadi kehilangan kendaraan atau barang milik pengunjung. Pengelola yang belum memenuhi syarat akan diberi waktu untuk melengkapinya.
"Ada sekitar 250 titik yang belum ada izin parkirnya. Disegel semua."
Penataan parkir di Makam Keputih
Penertiban khusus dilakukan di kawasan Makam Keputih setelah menerima laporan tarif parkir yang melebihi ketentuan. Pemerintah kota akan memasang gate system dan CCTV di pintu masuk dan keluar area makam.
Pemkot juga mewajibkan pembayaran non-tunai untuk semua transaksi parkir. Dengan begitu, catatan transaksi terekam otomatis dan pengawasan menjadi lebih efektif.
- Pemasangan gate system di pintu masuk dan keluar
- Pengawasan lewat CCTV untuk mencocokkan nomor polisi kendaraan
- Penerapan pembayaran non-tunai via QRIS dan kartu elektronik
"Insya Allah ke depan sudah tidak ada lagi tarif parkir yang melebihi Rp5.000."
Dampak dan tindak lanjut
Untuk memastikan implementasi berjalan lancar, Eri menginstruksikan Dinas Perhubungan dan Satpol PP melakukan pengawasan intensif selama satu hingga dua bulan ke depan. Masa transisi ini dimaksudkan untuk menyesuaikan pengelola dan pengguna layanan parkir.
Penataan bertahap diharapkan menghasilkan layanan parkir yang lebih tertib, transparan, dan memberi kepastian hukum bagi pelaku usaha serta masyarakat pengguna jasa. Pemerintah kota siap menindak pengelola yang tidak mematuhi ketentuan sampai perizinan lengkap dan sistem baru berjalan efektif.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Dewanti: Reboisasi Jadi Prioritas RPJMD Usai Banjir Malang Raya
Dewanti Rumpoko mendesak reboisasi masuk prioritas RPJMD setelah banjir dan longsor di tujuh kecamatan Kabup...
Dewanti Dorong Reboisasi Jadi Prioritas RPJMD Usai Banjir Malang
Dewanti Rumpoko minta reboisasi hutan gundul jadi prioritas RPJMD setelah banjir dan longsor melanda tujuh k...
DPRD Jatim Dorong Perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, Kediri
DPRD Jatim mendorong perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, dan Kediri; realisasi terganjal biaya sekitar...
Majapahit Digital Didorong Jadi Platform Pengaduan Publik Terpadu
Saifudin Zuhri mendesak Majapahit Digital dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan w...
PDI-P Dorong Majadigi Jadi Platform Pengaduan Terpadu
Saifudin Zuhri minta Majadigi dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan warga di Jati...
Harvard Kurniawan Dorong Optimalisasi Lapangan Olahraga Melalui Mabol
Harvard Kurniawan mendorong Pemkot Malang perbaiki lapangan kelurahan dan gelar mabol rutin di Stadion Gajay...