KAI Siapkan Kereta Wisata Nusantara Explorer Kapasitas 91
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan kereta wisata bernama Nusantara Explorer berkapasitas 91 pelanggan untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional dan menyambut HUT ke-81 KAI. Rangkaian ini telah menjalani uji perjalanan dari Bandung ke Jakarta sebagai bagian persiapan operasional, menurut siaran pers resmi pada 20 September 2026.
Desain, pengembangan, dan fasilitas
Pengerjaan modifikasi dilakukan di Balai Yasa Surabaya Gubeng oleh tim internal KAI. Konversi memakai basis gerbong Luxury Sleeper untuk menghadirkan variasi ruang layanan dan kenyamanan lebih tinggi.
Rangkaian dirancang menggabungkan pemandangan alam yang dilalui rel dengan local hospitality, kearifan lokal, dan kebudayaan Indonesia.
"Kereta ini kita kombinasikan antara keindahan alam Indonesia yang dilalui jalur kereta api dengan local hospitality, local wisdom, serta kebudayaan Indonesia. Maka kami desain kereta ini untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang berbeda bagi pelanggan," kata Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI.
Secara detail, rangkaian menyediakan 36 kamar privat dan area bersantai yang menampung 55 pelanggan. Fasilitas utama meliputi:
- Signature Class
- Advance Class
- Compact Class
- Train Lounge dan Grand Restaurant
- Kitchen & Crew untuk layanan makanan
Perbaikan berdasarkan masukan dan sertifikasi
KAI melakukan penyempurnaan berdasarkan masukan teknis, antara lain sirkulasi udara, konektivitas internet, dan fasilitas air hangat. Perbaikan ini dimaksudkan meningkatkan kenyamanan perjalanan wisatawan.
"Beberapa masukan yang diberikan menjadi bagian dari proses penyempurnaan kereta ini, terutama terkait sirkulasi udara, konektivitas komunikasi dan internet, serta fasilitas air hangat. Hal tersebut kami tindaklanjuti untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan," ujar Bobby.
Rangkaian telah mengikuti proses sertifikasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) pada 1–4 September 2026. KAI menyatakan progres tahap pertama modifikasi mencapai 100 persen.
Tujuan pariwisata dan potensi rel kereta
Direktur Komersial KAI, Dendy Kurniawan, menekankan bahwa kereta ini bertujuan menonjolkan potensi wisata di sepanjang jalur rel dan stasiun-stasiun heritage.
"Kalau wisatawan ingin menikmati pariwisata Indonesia, mereka dapat melihat alam yang menarik, kawasan heritage, serta menikmati ornamen dan layanan yang kami hadirkan dengan karakter Indonesia di dalam kereta," kata Dendy.
KAI berharap Nusantara Explorer menjadi alternatif wisata yang menggabungkan pengalaman visual, budaya, dan layanan premium. Perusahaan juga menilai keberadaan jalur rel memberi peluang pengembangan rute wisata baru ke berbagai kawasan heritage.
Dengan kesiapan operasional dan sertifikasi yang telah ditempuh, Nusantara Explorer dipersiapkan untuk melayani pasar wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan kereta bertema budaya dan kenyamanan tinggi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...