Politik

Anak Usia Dini Ikut Soekarno Run BWX 2026, Peserta Termuda 4 Tahun

Bagikan:
Pelari cilik mengikuti Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi

BANYUWANGI — Ratusan pelari mengikuti Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi pada Minggu (20/9/2026). Acara menampilkan beberapa kategori jarak, termasuk 1 kilometer (1K) yang diikuti anak-anak; peserta termuda tercatat sekitar empat tahun, sementara mayoritas peserta 1K berusia di bawah 10 tahun. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan olahraga dan nilai kebangsaan sejak usia dini.

Anak-anak di Kategori 1K

Soekarno Run BWX membuka berbagai kategori jarak untuk semua usia. Panitia menyediakan rute yang ramah anak sehingga pelari cilik bisa merasakan atmosfer lomba secara aman dan menyenangkan.

  • 21 kilometer (21K)
  • 10 kilometer (10K)
  • 5 kilometer (5K)
  • 3 kilometer (3K)
  • 1 kilometer (1K) — khusus anak-anak

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menilai keterlibatan anak-anak pada kategori 1K penting untuk menanamkan kebiasaan hidup aktif sejak kecil. Ia juga melihat kegiatan ini sebagai medium pengenalan semangat kebangsaan dengan cara yang dekat bagi anak.

Hari ini race-nya banyak, mulai 21K, 10K, 5K, 3K, dan 1K. Yang menarik di 1K ini diikuti anak-anak kecil, ada yang atlet juga. Ini menimbulkan semangat olahraga dan semangat Bung Karno yang kita kenal sebagai tokoh proklamator.

Olahraga sebagai Sarana Pengenalan Nilai Kebangsaan

Deni menjelaskan bahwa pengenalan nilai kebangsaan tidak harus terbatas pada pembelajaran sejarah formal. Kegiatan yang menyenangkan dan relevan dengan dunia anak, seperti lomba lari, dinilai lebih efektif untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan kebersamaan.

Semoga ini bisa menginspirasi adik-adik. Bahkan ada yang berusia empat tahun dan kebanyakan di bawah 10 tahun. Mereka bisa berolahraga dan spirit Bung Karno bisa mengilhami mereka. Nantikan Soekarno Cup.

Menurut Deni, nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno perlu diwariskan secara hidup dan praktis kepada generasi berikutnya. Ia menekankan bahwa nasionalisme juga berarti membangun kecintaan terhadap bangsa, menghargai sesama, dan berani meraih cita-cita.

Semangat Bung Karno harus terus kita hidupkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Anak-anak perlu mengenal bahwa nasionalisme bukan hanya tentang menghafal sejarah, tetapi juga tentang membangun kecintaan terhadap bangsa, menghargai sesama, menjaga kebersamaan, dan memiliki keberanian untuk meraih cita-cita.

Dampak dan Prospek

Keikutsertaan anak-anak memberi warna tersendiri pada Soekarno Run BWX 2026. Selain mendorong pola hidup sehat, acara ini membuka peluang bagi penyelenggara untuk mengembangkan program serupa yang fokus pada pembentukan nilai kebangsaan dan karakter sejak dini.

Dengan antusiasme peserta cilik, penyelenggara berharap acara seperti ini terus berkelanjutan dan menjadi bagian dari program pembinaan generasi muda di masa mendatang.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait