Sadarestuwati: PDI Perjuangan Jadi Penyeimbang Politik Nasional
JOMBANG — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. Sadarestuwati, menegaskan partainya berperan sebagai satu-satunya penyeimbang dalam peta politik nasional saat ini. Pernyataan itu disampaikan saat pelantikan dan pengambilan sumpah 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Jombang pada Sabtu, 30 Mei 2026, di Ballroom Gedung Niaga, yang dihadiri 231 kader struktural.
PDI Perjuangan diminta terus menyuarakan aspirasi rakyat
Sadarestuwati meminta seluruh kader partai di tingkat daerah untuk aktif dan vokal. Ia menegaskan PDI Perjuangan harus konsisten mengadvokasi masalah di akar rumput, terutama di tengah tekanan ekonomi saat ini.
"Bagaimana nasib bangsa ini ke depan? Hari ini bangsa bersandar kepada PDI Perjuangan karena satu-satunya partai yang berada di luar pemerintah sebagai penyeimbang tinggal kita.
"Apapun kondisinya, baik sendiri maupun ada kawan, kita tetap harus bersuara menyaring aspirasi masyarakat," ujarnya.
Kritik terhadap kondisi ekonomi dan ketergantungan impor
Sadarestuwati menggambarkan kondisi ekonomi nasional yang memburuk. Ia menyinggung pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh sekitar Rp18.000 per dolar AS dan dampaknya bagi daya beli masyarakat.
"Bohong kalau kenaikan dolar tidak berpengaruh ke ekonomi daerah. Sebagian besar yang dikonsumsi masyarakat saat ini disokong bahan baku impor."
Menurutnya, komoditas penting seperti beras untuk kelas menengah, kedelai untuk produksi tahu-tempe, hingga jagung masih bergantung impor. Produksi kedelai nasional disebut hanya sekitar 200 ribu ton, sementara kebutuhan lebih dari satu juta ton. Kondisi ini, kata dia, memperlemah ketahanan pangan daerah.
Isu lingkungan: ancaman pembukaan hutan di Jawa
Selain ekonomi, Sadarestuwati mengkritik rencana pembukaan lahan hutan untuk pertanian yang dinilai berisiko terhadap keseimbangan ekosistem dan cadangan air tanah. Ia menyebut ada rencana membabat 1,1 juta hektar hutan di Jawa, yang menurutnya akan memperburuk kondisi saat terjadi El Niño.
"Apa yang akan dirasakan anak cucu kita kalau hutan habis? Jika El Nino terjadi, sumber air akan minim dan petani akan semakin sulit."
Ia menegaskan tugas partai adalah mendampingi rakyat menolak kebijakan yang berdampak buruk pada lingkungan dan kehidupan mereka.
Langkah konkret: penanaman pohon dan Sekolah Partai
Sebagai langkah nyata, Sadarestuwati mengapresiasi kebijakan DPC PDI Perjuangan Jombang yang mewajibkan setiap struktural yang berulang tahun menanam pohon. Ia juga mengumumkan pembukaan Sekolah Partai pada Juli mendatang untuk memperkuat ideologi dan kompetensi kader menjelang Pemilu 2029.
"Setelah dilantik, tolong Saudara segera bekerja. Kalau sudah menyatakan sanggup, maka harus siap diberi tugas-tugas kepartaian. Kita butuh gerak langkah bersama dan soliditas; ojo gampang tukaran karo koncone dewe (jangan mudah bertengkar dengan teman sendiri)."
Sadarestuwati menutup dengan menyerukan gotong royong untuk mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Jombang dan memperkuat posisi partai sebagai penyeimbang politik yang menjaga aspirasi rakyat.
Berita Terkait
Teater Magnit Pentaskan 'Mega-Mega' di Ngawi, Hadir Wakil Bupati
Teater Magnit menampilkan 'Mega-Mega' di Gedung Fatmawati Ngawi pada 29 Mei 2026, disaksikan Wakil Bupati da...
PDI Perjuangan Blitar Salurkan Dua Sapi Kurban ke Warga Sukorejo
DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menyalurkan dua ekor sapi dan ratusan paket daging kurban kepada warga Sukore...
Bapemperda Tulungagung Minta Percepat Pengesahan 32 Raperda
Bapemperda Tulungagung desak percepat pengesahan 32 raperda yang sudah difasilitasi Biro Hukum Pemprov Jatim...
PDI Perjuangan Probolinggo Tekankan Sinergi PAC, DPC, dan Ranting
Ketua DPC PDI Perjuangan Probolinggo minta PAC, DPC, dan ranting bersinergi untuk perkuat program kerakyatan...
Tari Glipang Buka Pelantikan PAC PDI Perjuangan Probolinggo
Tari Glipang oleh siswa SMPN 2 Dringu membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, menampilk...
Magetan Pertahankan WTP 12 Kali, DPRD Minta Perbaikan 60 Hari
DPRD Magetan apresiasi raihan 12 WTP BPK untuk LHP Keuangan 2025, namun minta perbaikan rekomendasi dalam 60...