PDI Perjuangan Buka Posko dan Sekretariat Jadi Pengungsian Pasca Gempa Flores
PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo untuk membantu korban gempa Flores.
FLORES – Struktur PDI Perjuangan di beberapa wilayah Flores langsung bergerak membantu warga terdampak gempa M7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Partai tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mengalihfungsikan sekretariat menjadi tempat pengungsian sementara bagi warga yang membutuhkan.
Posko dan penampungan di Manggarai Timur
Di Kabupaten Manggarai Timur, DPC PDI Perjuangan mendirikan tiga posko pengungsian di Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar. Ketiga posko itu menampung total 48 kepala keluarga (KK).
Rincian penampungan: Posko Mose Sama menampung 11 KK, Posko Watu Laming 24 KK, dan Posko Amana 13 KK. Penanganan di wilayah Elar dikoordinasikan oleh Wakil Ketua DPC setempat, Jemarang. Di Borong, Ketua dan Sekretaris DPC turun langsung menemui serta mendampingi warga yang mengungsi pada Sabtu malam.
Sekretariat partai difungsikan sebagai tempat berlindung di Sikka
Di Kabupaten Sikka, Sekretariat DPC PDI Perjuangan dibuka bagi warga terdampak. Rumah partai itu menjadi tempat bermalam sementara bagi sekitar 50 jiwa yang membutuhkan perlindungan segera.
Bantuan serupa di Nagekeo dan respons terkoordinasi
Di Kabupaten Nagekeo, jajaran partai setempat juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Gerakan simultan di tiga kabupaten tersebut menunjukkan struktur partai di tingkat daerah berperan aktif merespons kebutuhan langsung warga di tengah kondisi darurat.
Dampak gempa dan kebutuhan mendesak
Gempa M7,7 yang mengguncang Flores menimbulkan dampak luas. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu malam mencatat sedikitnya 47 orang meninggal, kerusakan pada rumah warga, sekolah, dan fasilitas kesehatan, serta sekitar 2.000 warga mengungsi.
Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan mendesak bukan hanya logistik, melainkan juga tempat aman untuk berlindung. Pembukaan sekretariat partai menjadi penampungan sementara membantu warga yang rumahnya rusak atau belum layak ditinggali kembali.
Peran organisasi daerah dalam respons kemanusiaan
Posko-posko yang dibuka memudahkan koordinasi bantuan dan penyaluran kebutuhan mendesak selama proses penanganan bencana. Langkah ini menegaskan bahwa fasilitas organisasi politik di tingkat lokal dapat menjadi bagian dari respons kemanusiaan saat masyarakat menghadapi situasi darurat.
Selain menyediakan ruang pengungsian, struktur PDI Perjuangan di Flores juga memfasilitasi distribusi bantuan dan pendampingan langsung kepada korban hingga kondisi memungkinkan untuk pemulihan lebih lanjut.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Minta KUA-PPAS Jember Diputuskan Segera
Fraksi PDI Perjuangan minta KUA-PPAS Jember 2027 diputuskan segera agar pembahasan anggaran tak terganggu po...
Puan Desak Pemerintah Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Puan Maharani mendesak percepatan pendataan dan bantuan pascagempa M7,7 yang mengguncang NTT agar kebutuhan...
PDI Perjuangan Bojonegoro Gelar Musran Bentuk 10 Ranting
DPC PDI Perjuangan Bojonegoro gelar musran 15 Agustus 2026 untuk bentuk kepengurusan ranting di 10 kecamatan...
Khitan Massal Surabaya: 280 Anak Terlayani, 10 Non-Muslim
Khitan massal di Surabaya melayani 280 anak, termasuk 10 non-Muslim, sebagai wujud gotong royong Pemkot, DWP...
Bupati Trenggalek Minta 72 Paskibraka Jadi Pelopor
Bupati Trenggalek minta 72 Paskibraka 2026 jadi pelopor, tidak berhenti hanya mengibarkan bendera saat HUT R...
Puan: Setelah 81 Tahun, Apa Warisan Kita untuk Indonesia?
Puan Maharani menantang bangsa menjawab: setelah 81 tahun, apa warisan yang akan ditinggalkan untuk masa dep...