PDI Perjuangan Surabaya Dorong Keterwakilan Perempuan dan Gen Z
SURABAYA — DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mendorong keterwakilan perempuan dan Gen Z dalam penataan struktur partai tingkat Ranting dan Anak Ranting. Dorongan itu disampaikan saat penjaringan calon Ketua Ranting oleh PAC Kecamatan Sawahan pada Minggu, 12 Juli 2026.
Dorong agenda kesejahteraan lewat keterwakilan perempuan
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Agatha Eka Puspita Retnosari, mengatakan kehadiran perempuan dalam struktur partai membuka ruang untuk isu yang selama ini terpinggirkan. Menurut Agatha, isu-isu seperti kesehatan ibu dan anak hingga lingkungan hidup akan mendapatkan perhatian lebih bila perempuan duduk di posisi pengambilan keputusan.
"Kesehatan ibu dan anak, penanganan stunting, ekonomi UMKM perempuan, hingga lingkungan hidup. Ini bukan isu perempuan semata, ini isu kesejahteraan seluruh warga Surabaya,"
Agatha menyoroti capaian keterwakilan perempuan di legislatif yang masih bergerak lambat. Ia menegaskan, target afirmasi 30 persen belum tercapai secara konsisten, sehingga peningkatan harus dimulai dari kaderisasi internal partai.
Memberi ruang lebih besar bagi Gen Z
Selain perempuan, DPC juga membuka peluang besar bagi Gen Z untuk mengisi struktur partai. Agatha menyebut kelompok pemilih muda itu bukan sekadar objek kampanye, melainkan subjek yang harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan politik.
"PDI Perjuangan ingin tetap menjaga relevansi perjuangan dengan membuka pintu selebar-lebarnya untuk para Gen Z terlibat secara aktif dan memberi dampak pada masyarakat,"
Menurutnya, keterlibatan Gen Z penting menjelang Pemilu 2029, karena kelompok ini diperkirakan menjadi pemilih terbesar.
Proses konsolidasi dan penjaringan Ketua Ranting
Sejak Sabtu, 11 Juli 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mendampingi 31 PAC untuk menyelenggarakan rapat konsolidasi bersama pengurus Ranting di masing-masing kecamatan. Tujuan kegiatan adalah menjaring nama-nama calon Ketua Ranting periode 2026–2031.
Setiap pengurus Ranting diberi kesempatan mengusulkan hingga lima calon. Konsolidasi berjalan hampir serentak pada Sabtu dan Minggu, dan PAC ditargetkan sudah mengantongi nama-nama usulan pada 19 Juli 2026.
"Konsolidasi ini sebagai upaya Partai sebagai organisasi untuk melakukan rekrutmen dan kaderisasi,"
Implikasi dan langkah ke depan
Agatha menegaskan bahwa membuka ruang bagi perempuan dan Gen Z adalah bentuk nyata implementasi nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan kelima — kemanusiaan yang adil serta keadilan sosial. Ia menambahkan bahwa semakin beragam pihak yang duduk dalam perumusan kebijakan, semakin representatif dan berkualitas demokrasi yang dihasilkan.
Dengan langkah konsolidasi dan penjaringan internal ini, partai berharap proses rekrutmen dan kaderisasi berjalan lebih sistematis dan menghasilkan kepengurusan yang lebih inklusif di tingkat ranting.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Posko Baguna PDI Perjuangan Layani Puluhan Muktamirin di Jombang
Posko Baguna PDI Perjuangan di Jombang melayani istirahat dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk puluhan muk...
Sanusi Luncurkan MMC agar Purna PMI Jadi Penggerak Ekonomi
Sanusi soft launching MMC di Malang untuk mendorong purna PMI manfaatkan modal dan pengalaman menjadi pelaku...
PDIP Soroti Perubahan APBD Madiun 2026: PAD Naik, Bansos Turun
Fraksi PDIP DPRD Madiun minta penjelasan terkait kenaikan PAD, penurunan bansos, dan lonjakan BTT dalam Rape...
DPRD Soroti Anggaran Rp310,3 Juta untuk Aplikasi LAHBAKO di Jember
DPRD Jember soroti anggaran Rp310,3 juta untuk aplikasi LAHBAKO karena layanan kependudukan masih lamban dan...
Agung Priyanto Desak Evaluasi Desil Usai 903 KK Ajukan Pembaruan
Agung Priyanto minta evaluasi penggunaan desil setelah 903 KK di Ponorogo ajukan pemutakhiran data Agustus 2...
Banyuwangi Raih Dua Penghargaan Terbaik KTR Jatim 2026
Banyuwangi meraih dua penghargaan Terbaik 1 Implementasi Kawasan Tanpa Rokok Jatim 2026 untuk Marina Boom da...