Posko Baguna PDI Perjuangan Layani Puluhan Muktamirin di Jombang
JOMBANG – Pada Kamis siang, 27 Agustus 2026 sekitar pukul 13.30 WIB, Posko Baguna PDI Perjuangan Jawa Timur membuka layanan istirahat dan kesehatan di area Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Posko itu memberi minuman, makanan ringan, pemeriksaan kesehatan ringan, dan obat-obatan bagi muktamirin yang kelelahan setelah perjalanan jauh.
Pelayanan sederhana namun penting
Relawan posko langsung menolong pengunjung tanpa prosedur rumit. Mereka dipersilakan duduk, minum, dan diperiksa tekanan darah serta kondisi kesehatan dasar. Vitamin dan obat ringan juga disediakan untuk mengatasi keluhan pusing dan kelelahan.
Pengalaman muktamirin
Tiga perempuan dari Pekanbaru menjadi contoh. Mereka tiba lelah setelah perjalanan panjang dan memanfaatkan posko untuk beristirahat sejenak. Setelah mendapat pemeriksaan dan konsumsi, keadaan mereka membaik.
“Terima kasih ya mas-mas Baguna dan Ibu dokter. Saya merasa lebih segar sekarang,”
kata Bu Sri, 51 tahun, salah satu pengunjung. Tak lama setelah itu, seorang perempuan dari Kota Batu datang meminta pemeriksaan tekanan darah dan mendapat layanan serupa.
Data kunjungan dan durasi layanan
Hingga pagi hari kedua Muktamar, tercatat 24 orang telah memanfaatkan layanan posko tersebut. Rata-rata tiap pengunjung menghabiskan sekitar setengah jam untuk duduk, minum, diperiksa, dan beristirahat sebelum kembali ke arena kegiatan.
Tujuan dan operasional posko
Rudi Afianto, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, menjelaskan bahwa posko memang disiapkan untuk menunjang kenyamanan muktamirin dan warga Nahdliyin yang datang dari berbagai daerah.
“Posko ini kami buka sampai penutupan Muktamar. Semua saja, baik muktamirin maupun warga Nahdliyin lainnya yang datang, kami persilakan mampir,”
Tambahnya, layanan ini bagian dari semangat gotong royong yang ingin ditunjukkan selama perhelatan berlangsung.
Jenis layanan
- Tempat istirahat dan minum gratis
- Pemeriksaan tekanan darah dan keluhan ringan
- Pemberian vitamin dan obat ringan
- Bingkisan makanan dan minuman untuk pengunjung
Koordinator posko, Araful, menyatakan bahwa sebagian besar keluhan bersifat ringan, seperti pusing dan kelelahan. Ia menilai posko berhasil memberi ruang sejenak bagi mereka untuk pulih sebelum melanjutkan kegiatan Muktamar.
“Alhamdulillah, setelah diperiksa tim kesehatan, tidak ada keluhan berarti. Mereka hanya merasa pusing-pusing, kelelahan, dan ingin beristirahat sejenak di Posko Baguna,”
Kesimpulan
Di tengah keramaian Muktamar, posko sederhana ini menjadi titik singgah yang bermakna. Kehadiran relawan, secangkir minuman, dan pemeriksaan kesehatan terbukti membantu puluhan peserta tetap mengikuti agenda tanpa gangguan kesehatan serius. Bentuk pelayanan kecil itu mencerminkan nilai keramahan dan kepedulian dalam hajatan besar.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Rantang Kasih Banyuwangi: Makanan Gratis untuk Lansia Hidup Sendiri
Pemkab Banyuwangi melanjutkan Rantang Kasih untuk memberi makanan bergizi bagi lansia dhuafa yang hidup send...
PDI Perjuangan Tekankan Kemandirian Fiskal APBD Kota Batu 2027
Fraksi PDI Perjuangan minta penguatan PAD, belanja modal tepat, dan kejelasan SiLPA saat menyetujui Raperda...
Surabaya Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Banjir dalam Anggaran 2027
Pemkot Surabaya fokuskan anggaran 2027 pada pendidikan, puskesmas, dan penanganan banjir untuk memastikan la...
Bupati Blitar Ajak Santri Kuasai Agama dan Teknologi pada HSN 2026
Bupati Blitar mengajak santri menguasai agama dan teknologi agar aktif berperan dalam pembangunan daerah men...
Ony Setiawan Dorong UMKM Tuban Naik Kelas di Pelang dan Sumilir
Ony Setiawan mendorong UMKM Tuban di Pelang dan Pantai Sumilir naik kelas lewat edukasi, sosialisasi, dan pe...
Mahasiswa Bondowoso Kritik Efisiensi Anggaran, DPRD Soroti Potensi Kopi
Mahasiswa Bondowoso kritik efisiensi anggaran pusat; DPRD mendorong pemda optimalkan PAD lewat sektor kopi.