PDI Perjuangan Probolinggo Upacara di Sungai Rabunan HUT ke-81
KABUPATEN PROBOLINGGO — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menggelar upacara bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tepian Sungai Rabunan, Desa Batur, pada Senin, 17 Agustus 2026. Pilihan lokasi ini dimaksudkan sebagai simbol bahwa perjuangan politik dan pengabdian kepada masyarakat harus terus mengalir dan tidak berhenti.
Pelaksanaan dan peserta
Upacara berlangsung sederhana namun khidmat. Hadir dalam kegiatan itu jajaran pengurus DPC, Ketua PAC se-Kabupaten Probolinggo, pengurus PAC Gading, serta ranting dan kader dari Desa Batur. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam, M.Sos., bertindak sebagai inspektur upacara.
Pesan dan makna simbolis
Khairul Anam menegaskan usia kemerdekaan yang memasuki 81 tahun tidak boleh dilihat sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, momentum kemerdekaan harus dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan mendasar yang masih dihadapi rakyat.
“Kemerdekaan adalah jembatan emas menuju masyarakat yang adil dan makmur. Tetapi setelah 81 tahun, kita masih melihat rakyat yang menghadapi kemiskinan, lemahnya ekonomi, persoalan akses kesejahteraan, pembangunan yang belum merata, serta ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Karena itu, perjuangan belum selesai,”
Ia menjelaskan bahwa pilihan tepian Sungai Rabunan merefleksikan nilai-nilai Marhaenisme yang menempatkan rakyat kecil sebagai tujuan utama kebijakan dan perjuangan politik.
“Kalau masih ada rakyat yang kesulitan mengakses pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan penghidupan yang layak, maka tugas kita belum selesai. Kemerdekaan harus dirasakan sampai ke rumah-rumah rakyat, sampai ke desa-desa,”
Agenda partai dan konsolidasi kader
Selain menjadi sarana refleksi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk konsolidasi internal. Seluruh kader dari tingkat DPC, PAC hingga ranting diimbau menjaga solidaritas dan hadir secara kontinu di tengah masyarakat. Partai menekankan perlunya pendampingan sosial dan pengawalan kebijakan publik yang berkelanjutan, bukan kehadiran yang hanya muncul pada momentum politik.
Implikasi dan langkah ke depan
Dengan menempatkan upacara di ruang publik non-pemerintahan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo memberi pesan kuat tentang komitmen terhadap kehadiran negara dan partai di wilayah pedesaan. Langkah berikutnya menurut pengurus adalah memperkuat program yang menyasar akses pendidikan, layanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, serta upaya adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim.
Penutup: Upacara di Sungai Rabunan menegaskan kembali bahwa peringatan kemerdekaan juga harus menjadi momen evaluasi dan akselerasi kebijakan agar manfaat kemerdekaan dirasakan hingga ke tingkat paling bawah masyarakat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
KONI Trenggalek Bidik 3 Emas MMA di Porprov
KONI Trenggalek memasang target tiga medali emas untuk cabang MMA pada Porprov tahun depan, didukung pembina...
PDI Perjuangan Bojonegoro Gelar Upacara dan Lomba Cantol Capil HUT RI ke-81
PDI Perjuangan Bojonegoro menggelar upacara dan Lomba Cantol Capil pada HUT RI ke-81 untuk mempererat silatu...
HUT ke-81 DPD Jatim: Doa untuk Flores dan Tumpengan bagi Rakyat
Peringatan HUT ke-81 DPD PDI Perjuangan Jatim diwarnai doa untuk korban Flores dan pembagian tumpeng bagi ra...
DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Gelar Upacara HUT RI ke-81
DPC PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar upacara HUT RI ke-81 di kantor sekretariat pada 17 Agustus 2026, diiku...
Agus Wicaksono Ajak Kader PDI Perjuangan Beri Energi untuk Bangsa
Agus Wicaksono mengajak kader PDI Perjuangan memberi energi terbaik bagi bangsa saat HUT ke-81 RI di Surabay...
PDI Perjuangan Tulungagung Peringati HUT ke-81 RI
DPC PDI Perjuangan Tulungagung menggelar upacara HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026, dengan pesan persatuan,...