PATS Pakpahan Rp6,9 Miliar Perkuat Pertanian Berkelanjutan Samosir
Pemerintah pusat kembali mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Samosir dengan membangun Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu. Groundbreaking proyek senilai Rp6,9 miliar berlangsung pada Sabtu (3/10) dan melibatkan pejabat pusat, daerah, serta mitra internasional. Program ini melanjutkan pemanfaatan energi terbarukan setelah PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus sebelumnya mendapat dukungan serupa.
Pembangunan dan anggaran
Pembangunan PATS Pakpahan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Deputi Bappenas Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Deputy Development Director UKFCDO Jakarta Freddie Brunt. Proyek ini menggunakan dana senilai Rp6,9 miliar dan dirancang menyesuaikan topografi Samosir yang berbukit. Prosesi diawali dengan ritual adat setempat sebagai penghormatan dan doa agar konstruksi berjalan lancar.
Manfaat dan target capaian
PATS Pakpahan ditargetkan mampu mengairi sekitar 73 hektare lahan persawahan tadah hujan dan memberi manfaat bagi lebih dari 903 jiwa. Pemanfaatan energi surya akan memangkas kebutuhan BBM untuk operasional pompa, menaikkan efisiensi irigasi, serta membantu menurunkan emisi karbon. Dengan air lebih teratur, jumlah tanam petani diperkirakan meningkat, sehingga produksi padi diproyeksikan naik dari 96 ton menjadi 288 ton per tahun.
Dukungan dan kolaborasi
Pembangunan ini mendapat apresiasi dari pihak pusat, pemerintah provinsi, Pemerintah Inggris melalui UKFCDO, serta pemerintah daerah. Leonardo menyebut Samosir sebagai model percontohan yang bisa direplikasi untuk pembangunan rendah karbon berbasis komunitas. Pemerintah daerah juga didorong menyiapkan lahan tapak panel surya, jalur pipa, dan reservoir bersama masyarakat sebagai bagian dari komitmen bersama.
Kutipan dari pejabat
Fasilitas ini hadir sebagai pengungkit kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan secara intensif dan berkelanjutan. Samosir ini berdiri sebagai model percontohan nasional untuk pembangunan rendah karbon berbasis komunitas yang siap direplikasi di penjuru Indonesia.
Ini merupakan kepercayaan yang harus kita jaga. Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus mendorong pembangunan yang menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya petani. Dengan ketersediaan air yang lebih baik, kita berharap produktivitas pertanian meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani.
Implikasi dan prospek
Pembangunan PATS Pakpahan merupakan langkah konkret memperkuat ketahanan pangan melalui teknologi ramah lingkungan. Kolaborasi antar pemerintah pusat, daerah, provinsi, mitra internasional, dan masyarakat diharapkan menghasilkan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar petani. Jika terawat, proyek ini dapat menjadi contoh replikasi untuk wilayah lain yang memiliki tantangan topografi serupa.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ratusan Dusun di Sumut Belum Dialiri Listrik, Perizinan Jadi Hambatan
Meski RE Sumut 99,86%, ratusan dusun belum dapat listrik karena perizinan kawasan hutan, lahan, dan akses ja...
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Hasil Reses DPRD
Pemprov Sumut menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi hasil reses DPRD dengan mengurutkan usulan berdasarka...
Sopir Didakwa Jual Nomor Togel Sidney, Singapura, Hong Kong di Medan
Seorang sopir di Medan didakwa menjual nomor togel Sidney, Singapura, dan Hong Kong sejak Nov 2025; ia mener...
Wali Kota Medan Dukung Program Jaksa Sahabat Pendidik
Wali Kota Medan Rico Waas mendukung program Jaksa Sahabat Pendidik saat penandatanganan MOU 33 kabupaten/kot...
Kejati Sumut Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Cegah Korupsi Sekolah
Kejati Sumut meluncurkan Jaksa Sahabat Pendidik di Medan untuk mencegah korupsi proyek sekolah, namun soal b...
Kajati Sumut Tegaskan: Jangan Intervensi Kepala Sekolah
Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan kepala daerah tak boleh mengintervensi kepala sekolah, saat peluncuran ho...