Paradigma Keilmuan dan Kurikulum Studi Islam di IAIN Langsa
Prof. Hasan Asari, Guru Besar UIN Sumatera Utara, menjadi pemateri pada hari kedua Workshop Visi Keilmuan dan Kurikulum Program Studi Islam Pascasarjana IAIN Langsa. Kegiatan berlangsung di Aula Pascasarjana IAIN Langsa, Kamis (14/5), dengan tujuan memperkuat arah keilmuan dan menyiapkan pengembangan Program Doktor Studi Islam.
Inti materi dan tuntutan keilmuan
Prof. Hasan menyampaikan materi berjudul Paradigma Keilmuan Studi Islam: Distingsi, Arah, dan Peta Keilmuan Kontemporer. Ia menekankan bahwa perguruan tinggi Islam harus membangun paradigma yang memiliki identitas dan kekhasan tersendiri, tidak sekadar mengulang ajaran normatif.
Menurutnya, program studi di era modern mesti mampu membaca dinamika sosial, budaya, dan perkembangan teknologi sehingga lulusan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Perguruan tinggi Islam harus memiliki keilmuan distingsi yang jelas agar mampu tampil dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat,”
— Prof. Hasan Asari.
Integrasi tradisi dan metode modern
Dalam paparan, Prof. Hasan memaparkan kebutuhan integrasi antara tradisi keilmuan Islam klasik dan pendekatan akademik modern. Ia menegaskan bahwa penelitian harus kuat secara teoretis dan aplikatif.
Integrasi ini, katanya, akan menghasilkan kajian yang tidak hanya bersifat historis atau tekstual, tetapi juga responsif terhadap tantangan kontemporer.
Arah pengembangan kurikulum Program Doktor
Prof. Hasan memberi gambaran terkait arah pengembangan keilmuan yang menjadi dasar penyusunan kurikulum Program Doktor (S3). Fokusnya pada kemampuan akademik, metodologi penelitian mutakhir, dan kemampuan analisis komprehensif bagi lulusan.
Pihak penyelenggara berharap kurikulum baru mampu mencetak doktor yang berkontribusi pada pengembangan ilmu dan solusi sosial.
Respons institusi dan langkah lanjutan
Plt Direktur Pascasarjana, Dr. Amiruddin Yahya Azzawy, menyatakan workshop ini bagian dari strategi peningkatan mutu akademik dan persiapan Program Doktor Studi Islam di IAIN Langsa.
“Kita ingin membangun fondasi akademik yang kuat dan memiliki arah keilmuan yang jelas sehingga Pascasarjana IAIN Langsa mampu melahirkan lulusan yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan zaman,”
— Dr. Amiruddin Yahya Azzawy.
Acara dihadiri pimpinan, dosen, dan tim penyusun kurikulum. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, dengan bahasan seputar struktur kurikulum, kompetensi lulusan, dan metode penelitian yang relevan untuk studi Islam kontemporer.
Lokakarya ini merupakan langkah awal menuju penguatan visi keilmuan yang sistematis di lingkungan Pascasarjana IAIN Langsa, sekaligus pijakan untuk mengajukan atau merancang Program Doktor Studi Islam di masa mendatang.
Editor: Rizki Palepi
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PRCLH Gelar Upacara HUT ke-81 di Hutan Mangrove Serdang Bedagai
PRCLH menggelar upacara HUT ke-81 dan perlombaan di Hutan Mangrove Pematang Kuala, mendorong penanaman mangr...
Paskibraka Samosir Sukses Kibarkan Merah Putih pada HUT RI ke-81
Paskibraka Kabupaten Samosir berhasil mengibarkan bendera Merah Putih pada HUT RI ke-81 setelah latihan inte...
351 WBP Lapas Meulaboh Terima Remisi HUT RI ke-81
Sebanyak 351 WBP Lapas Meulaboh menerima Remisi Umum pada 17 Agustus 2026; rincian durasi dan kategori tinda...
RSUD H. Sahudin Kutacane Terima Penghargaan Standar Pelayanan Publik
RSUD H. Sahudin Kutacane menerima piagam PKSPP-IPP 2025 dari Ombudsman saat upacara HUT RI ke-81, sebagai mo...
RTB Binjai Juara Turnamen Truf Graha Kirana Piala H Palacheta
RTB Binjai juara Turnamen Truf Graha Kirana Piala H Palacheta (15-16 Agustus 2026) di Medan; 56 tim dan seki...
Warga Bantaran Sungai Deli Gelar Panjat Pinang Rayakan HUT RI ke-81
Warga bantaran Sungai Deli merayakan HUT RI ke-81 dengan panjat pinang; saat sirene proklamasi jalanan Kota...