Tapanuli Utara Luncurkan One Day Service untuk Akta Kelahiran
Tarutung, Tapanuli Utara — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara resmi meluncurkan layanan One Day Service pada Rabu, 4 November 2026. Layanan ini memungkinkan bayi yang lahir di Puskesmas memperoleh dokumen kependudukan langsung setelah proses persalinan. Program bertujuan memangkas birokrasi dan mendekatkan akses administrasi kepada masyarakat.
Peluncuran dan penandatanganan MoU
Peluncuran ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten Tapanuli Utara. Acara berlangsung di Aula Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Taput.
Kegiatan dihadiri Kepala Dinkes PPKB Taput dr. Ganda Nainggolan beserta sekretaris dinas, kepala bidang, dan staf. Turut hadir Kepala Disdukcapil Taput Romusa Simanungkalit, S.T., M.M., dan seluruh kepala Puskesmas se-Kabupaten.
Mekanisme layanan
Melalui mekanisme terintegrasi, Puskesmas berkoordinasi langsung dengan Disdukcapil untuk pengurusan dokumen bayi. Proses administrasi dimulai sejak ibu menjalani persalinan di fasilitas kesehatan. Dokumen-dokumen disiapkan dan diterbitkan tanpa orang tua harus datang ke kantor Disdukcapil.
- Akta kelahiran
- Kartu Keluarga (KK) terbaru dengan penambahan anggota baru
- Kartu Identitas Anak (KIA)
Manfaat langsung bagi keluarga
Layanan ini memangkas waktu dan biaya transportasi bagi orang tua. Selain itu, beban administrasi yang sebelumnya harus ditanggung keluarga berkurang signifikan. Kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sejak lahir juga menjadi bagian dari proses sehingga identitas bayi tercatat resmi.
Dampak pada layanan publik dan jaminan sosial
Pencatatan NIK sejak lahir diharapkan memperlancar proses pendaftaran program pemerintah. Salah satu manfaatnya adalah memudahkan integrasi dan pendaftaran peserta pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kolaborasi antar-dinas ini diharapkan memfasilitasi akses layanan kesehatan dan perlindungan sosial sejak awal kehidupan anak.
Konteks dan langkah ke depan
Program One Day Service menjadi bagian kebijakan Pemkab untuk memberikan pelayanan publik yang cepat dan terintegrasi. Ke depan, pemerintah daerah berencana memantau pelaksanaan di setiap Puskesmas untuk memastikan proses berjalan lancar dan menindaklanjuti hambatan operasional. Harapannya, masyarakat mendapat hak administrasi kependudukan tanpa prosedur yang berbelit.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polres Sergai Ungkap 10 Kasus, Amankan 21 Tersangka
Polres Sergai mengungkap 10 kasus Oktober–November 2026, menangkap 21 tersangka termasuk pelaku pupuk palsu...
Polisi Tangkap Komplotan Curanmor Modus 'Tabrak Adik' di Medan
Polisi menangkap tiga tersangka curanmor di Medan dengan modus menuduh korban menabrak keluarga; kerugian di...
Polda Sumut Periksa Pejabat BSI Medan soal Rekening tanpa KTP
Polda Sumut memanggil pejabat BSI Medan terkait dugaan pembukaan rekening tanpa KTP dan kesalahan pencatatan...
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...