PGRI Aceh Besar Lantik Pengurus Asosiasi Guru Bahasa Asing
Kota Jantho, Aceh Besar — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Besar melantik pengurus Asosiasi Guru Bahasa Asing masa bakti 2025–2030 dan menggelar Olimpiade Bahasa Inggris pada Kamis, 15 Oktober, di Aula SMPN 3 Ingin Jaya. Kegiatan itu diikuti 68 guru SMP dari berbagai kecamatan di Aceh Besar dengan tujuan memperkuat kompetensi pengajar bahasa Inggris.
Pelantikan pengurus dan harapan PGRI
Pelantikan dipimpin Ketua PGRI Aceh Besar, Munadi S.Pd.I M.Pd. Ia meminta pengurus baru bekerja kompak dan menghadirkan program inovatif untuk menaikkan mutu pengajaran bahasa asing di daerah.
“Bahasa Inggris merupakan jendela dunia dan bahasa utama dalam komunikasi internasional. Kami berharap Asosiasi Guru Bahasa Asing dapat menghadirkan berbagai program inovatif demi memacu peningkatan kompetensi guru di Aceh Besar.”
Munadi menekankan bahwa kekompakan pengurus penting untuk memastikan program lima tahunan berjalan konsisten dan memberi kontribusi nyata terhadap kualitas pendidikan.
Olimpiade Bahasa Inggris sebagai tolok ukur kompetensi
Selain pelantikan, panitia menyelenggarakan Olimpiade Bahasa Inggris yang diikuti 68 guru Bahasa Inggris tingkat SMP. Kegiatan dirancang sebagai ajang kompetisi sekaligus forum tukar pengalaman antarpendidik.
Soal olimpiade disusun oleh tim dosen Bahasa Inggris dari Universitas Syiah Kuala (USK) untuk menjaga standar akademik dan penilaian.
“Olimpiade ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan wadah silaturahmi sekaligus sarana menguji kemampuan akademik guru agar terus terpacu mengembangkan diri,”
Ketua Asosiasi periode 2025–2030, Yusriati, S.Pd M.Pd, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini mendorong guru untuk terus memperbarui metode pengajaran dan meningkatkan kemampuan profesional.
Dukungan lembaga dan implikasi untuk sekolah
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Aceh Besar, Fakhruddin, S.Ag M.Ag, menyatakan dukungan terhadap kolaborasi antarorganisasi profesi guru.
“Kolaborasi antarorganisasi profesi guru sangat penting untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan mutu pendidikan. Melalui kegiatan seperti ini, para guru dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan profesional dalam menghadapi tantangan pembelajaran,”
Dengan dukungan berbagai pihak, pelantikan dan olimpiade diharapkan menjadi langkah awal penguatan penguasaan bahasa Inggris bagi guru SMP serta peningkatan profesionalisme yang berdampak pada mutu pembelajaran di Aceh Besar.
Ke depan, asosiasi baru diminta menyusun program pelatihan berkala, kerja sama dengan perguruan tinggi, dan evaluasi kompetensi rutin untuk memastikan hasil kegiatan terukur dan berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polsek Bilah Hilir Gelar Grebek Sarang Narkoba di Sei Tampang
Polsek Bilah Hilir gelar Grebek Sarang Narkoba di Sei Tampang, 14 Oktober; tidak ditemukan sabu, hanya alat...
Polres Humbahas Bagikan Masker di Doloksanggul Antisipasi Asap
Polres Humbahas membagikan masker gratis di Doloksanggul pada 16 Oktober untuk mengurangi paparan kabut asap...
Sumut Luncurkan 6 Bus Perintis untuk Pelajar Asahan
Pemprov Sumut meluncurkan 6 Bus Perintis untuk pelajar Asahan pada 15/10, sebagai upaya meningkatkan akses t...
Wisuda ITSI 2026: 445 Lulusan, 90 Langsung Direkrut Agrinas
ITSI mewisuda 445 lulusan; 90 sudah direkrut PT Agrinas. Kampus perkuat link-and-match, buka S-2, dan fokus...
Humbahas Terapkan PJJ untuk TK-SMP Akibat Asap Karhutla
Dinas Pendidikan Humbahas menerapkan PJJ untuk TK/PAUD, SD, dan SMP sejak 16 Oktober 2026 akibat asap karhut...
Polresta Deliserdang Ungkap Peredaran Sabu 1 kg di Lubuk Pakam
Polresta Deliserdang menyita sabu 1 kg dan menahan satu tersangka di Lubuk Pakam setelah laporan warga pada...