O2SN SMP/MTs Langsa 2026 Dimulai, 77 Pelajar Berebut Tiket Provinsi
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat SMP/MTs se-Kota Langsa resmi dibuka pada Senin, 8 Juni, di GOR Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat. Sebanyak 77 pelajar putra-putri dari 29 sekolah ikut berlaga dalam empat cabang olahraga untuk memperebutkan tempat ke tingkat provinsi. Pembukaan dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Sopian SPd MM.
Peserta dan cabang yang dipertandingkan
PANitia menyebutkan ada empat cabang yang dipertandingkan. Empat cabang tersebut adalah Badminton, Pencak Silat, Renang, dan Atletik. Berikut rincian jumlah peserta per cabang:
- Atletik: 32 peserta
- Badminton: 23 peserta
- Renang: 13 peserta
- Pencak Silat: 9 peserta
Jadwal dan lokasi pertandingan
Lomba berlangsung selama tiga hari, 8–10 Juni, di tiga lokasi berbeda di Kota Langsa. Panitia menempatkan setiap cabang di venue yang sesuai untuk kelancaran pertandingan dan keselamatan atlet.
- Badminton dan Pencak Silat: GOR Matang Seulimeng
- Renang: Kolam Tirta TM Bahrum
- Atletik: Stadion Langsa
Pesan penyelenggara
Dalam sambutannya, Sopian meminta peserta menampilkan kemampuan terbaik dan menjaga sportivitas sepanjang kompetisi.
"Tampilkan bakat terbaik dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kalah menang itu biasa, karena O2SN tujuannya mencari bibit unggul pelajar SMP sederajat."
Ia juga mengingatkan siswa agar tidak mudah menyerah hingga peluit akhir dan memanfaatkan kesempatan tampil untuk menunjukkan kepiawaian.
"Lomba berlangsung 8-10 Juni di tiga lokasi. Badminton dan Pencak Silat di GOR Matang Seulimeng. Renang di Kolam Tirta TM Bahrum. Atletik di Stadion Langsa," jelas Evy Rahmayanti Pane, Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Langsa.
Setiap peserta didampingi guru dan diawasi kepala sekolah. Panitia juga menyiapkan tim medis dari Puskesmas Langsa Barat di tiap venue untuk mengantisipasi cedera atau kondisi darurat.
Juara 1 sampai 3 putra-putri mendapatkan Piala, Medali, dan Piagam. Juara tingkat kota akan mewakili Langsa ke tingkat provinsi dan berpeluang diseleksi lebih lanjut untuk mewakili Aceh di tingkat nasional.
Implikasi dan harapan ke depan
O2SN menjadi ajang pencarian bibit atlet dari jenjang SMP/MTs. Keberhasilan peserta di tingkat kota membuka peluang pembinaan lebih lanjut di provinsi dan nasional. Penyelenggara berharap kompetisi ini menumbuhkan semangat berprestasi dan menemukan atlet-atlet berpotensi bagi Kota Langsa.
Berita Terkait
Polres Amankan 6 WNA Tiongkok di Kluet Tengah, Aceh Selatan
Polres Aceh Selatan mengamankan enam WNA Tiongkok di Kluet Tengah pada 6 Juni; pemeriksaan dokumen dan klari...
Pemkab Labuhanbatu Matangkan Persiapan Kepulangan Jamaah Haji
Pemkab Labuhanbatu gelar rapat koordinasi 8 Juni untuk mematangkan persiapan penyambutan jamaah haji Kloter...
Dinas Sosial Aceh Serahkan Bayi dari Ibu ODGJ ke Keluarga Besar
Dinas Sosial Aceh menyerahkan bayi dari ibu ODGJ ke keluarga besar setelah asesmen sosial dan koordinasi den...
Polres Labuhanbatu Persempit Peredaran Narkoba, Ungkap 81 Kasus
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu ungkap 81 kasus dan 91 tersangka dalam 20 hari, serta memutus jaringan den...
Plh Disperindagkop Subulussalam Akan Cek Realisasi Kopdes Merah Putih
Awaluddin ditunjuk Plh Kepala Disperindagkop dan UKM Subulussalam (2 Juni–2 Juli 2026) dan akan turun lapang...
Sekolah Rakyat di Medan Pulihkan Martabat Anak Pinggiran
Sekolah Rakyat di Kompleks BBPVP Medan memberi akses pendidikan dan asrama untuk anak pinggiran, membangun k...