Tak Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Fokus sebagai Menteri Agama
Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar
Keputusan dan pernyataan resmi
Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, di Jombang, Kamis, 27 Agustus 2026. Ia menyatakan bahwa Meski menerima dukungan, Nasaruddin memilih menjalankan amanah Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Agama.
Prof Nasaruddin Umar akan fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama
Prioritas kerja Menag
Kamaruddin menjelaskan Nasaruddin berkomitmen melanjutkan program pembinaan kehidupan umat beragama yang diamanahkan presiden. Fokus kerja pemerintah mencakup peningkatan kualitas hidup beragama, memperkuat kerukunan umat, serta pengembangan pendidikan agama dan keagamaan.
Secara ringkas, prioritas tersebut meliputi:
- Peningkatan kualitas kehidupan beragama
- Penguatan kerukunan antarumat beragama
- Peningkatan mutu pendidikan agama dan kelembagaan keagamaan
Respon terhadap dukungan Muktamirin
Dukungan dari sejumlah muktamirin untuk mencalonkan Nasaruddin sebagai Ketua Umum PBNU muncul menjelang pelaksanaan muktamar. Kamaruddin menerangkan Nasaruddin menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan tersebut, namun menegaskan tetap berada pada komitmen tugas pemerintahan.
Menag akan fokus membina umat beragama. Menag menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan muktamirin
Peran terhadap NU dan sinergi kelembagaan
Kamaruddin menambahkan bahwa Nasaruddin tetap berkhidmat untuk Nahdlatul Ulama dalam posisi apa pun. Pernyataan ini menegaskan sikap tersedia untuk memberi kontribusi kepada organisasi tanpa harus memimpin secara struktural.
Selain itu, Kementerian Agama berjanji akan terus membangun kerja sama dengan semua organisasi kemasyarakatan keagamaan untuk merawat kerukunan sebagai fondasi pembangunan nasional.
Kemenag akan terus menjalin sinergi dengan semua ormas dalam merawat kehidupan dan kerukunan umat. Kerukunan menjadi fondasi penting pembangunan
Implikasi dan prospek
Kebijakan memilih fokus pada tugas kementerian berarti perhatian Nasaruddin akan tetap tertuju pada program-program lintas agama dan penguatan pendidikan keagamaan di tingkat nasional. Keputusan ini juga memberi sinyal bahwa pemerintah ingin menjaga kesinambungan dalam pembinaan umat dan hubungan antarormas selama periode berjalan.
Dengan posisi yang tetap aktif di pemerintahan, Nasaruddin diharapkan tetap dapat berkontribusi pada perkembangan NU dari luar struktur kepengurusan, sambil meneruskan agenda kementerian yang menyentuh aspek sosial-keagamaan di masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo: Program MBG Capai 62 Juta Penerima Manfaat
Prabowo sebut MBG menjangkau 62 juta penerima dan perkenalkan Kepala Badan Gizi baru saat Muktamar NU, 27 Ag...
Sekolah Rakyat Jadi Strategi Negara Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Pemerintah luncurkan Sekolah Rakyat untuk menjemput anak keluarga miskin, fokus desil 1-2, dengan target 1 j...
Kemendikdasmen Pulihkan Trauma Murid Terdampak Gempa NTT
Kemendikdasmen bersama HIMPSI memberikan dukungan psikososial bagi murid dan guru terdampak gempa NTT untuk...
Kemendikdasmen Pulihkan Trauma Murid Terdampak Gempa di NTT
Kemendikdasmen dan HIMPSI melakukan pendampingan psikososial bagi murid dan guru terdampak gempa NTT untuk m...
Prabowo Tekankan Kedekatan Pemerintah dengan NU dan Muhammadiyah
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya hubungan dekat pemerintah dengan NU dan Muhammadiyah saat membuka Muk...
Menkeu Evaluasi Bea Cukai Usai Penahanan Pejabat oleh KPK
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan evaluasi tata kelola Bea Cukai dan Pajak setelah penahanan pejabat B...