PDI Perjuangan Bojonegoro Gelar Musran Bentuk 10 Ranting
Bojonegoro — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro bersama 10 PAC menggelar musyawarah ranting (musran) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di Aula Kantor DPC Jalan Panglima Polim, Sumbang. Kegiatan ini bertujuan menyusun kepengurusan ranting setingkat desa dan kelurahan untuk periode 2026–2031, sebagai bagian dari konsolidasi organisasi partai.
Agenda dan cakupan wilayah
Rapat pleno DPC dan PAC difokuskan pada pembentukan struktur ranting di sepuluh kecamatan. Susunan organisasi baru diharapkan memperkuat mesin partai hingga tingkat ranting dan anak ranting.
- Gondang
- Trucuk
- Balen
- Kanor
- Kepohbaru
- Ngraho
- Malo
- Kasiman
- Margomulyo
- Dander
Kuota keterwakilan dan aturan partai
Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menegaskan bahwa musran adalah bagian dari pelaksanaan konsolidasi organisasi sesuai AD/ART dan instruksi partai. Salah satu poin penting yang harus dipenuhi adalah komposisi kepengurusan.
Bahwa ketentuan 30 persen keterwakilan perempuan dan generasi muda wajib dipenuhi. Ini instruksi partai dan tidak bisa ditawar.
Pernyataan itu menegaskan bahwa setiap kepengurusan ranting harus mengalokasikan 30 persen kursi untuk kader perempuan dan pemuda. Ketentuan ini dimaksudkan untuk meningkatkan representasi dan regenerasi kader di tingkat akar rumput.
Administrasi, deadline, dan target pelantikan
Bambang juga meminta agar seluruh berkas administrasi dan kelengkapan struktur diselesaikan segera. Hal ini penting agar agenda partai berikutnya tidak terhambat.
Imbauan saya, dalam minggu terakhir ini harus segera clear. Semua SK, struktur, dan kelengkapan administrasi harus selesai. Sehingga nanti bisa kita laksanakan pelantikan serempak. Target kita di bulan Agustus ini semua Ranting harus sudah dilantik.
Dengan percepatan administrasi, DPC menargetkan pelantikan serentak bagi seluruh ranting dalam bulan Agustus 2026. Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi dan kesiapan politik partai menjelang agenda berikutnya.
Musran yang dilaksanakan di Bojonegoro merupakan fase penting bagi PDI Perjuangan untuk menata struktur sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Pelaksanaan ketentuan keterwakilan serta penyelesaian administrasi menjadi indikator keberhasilan proses konsolidasi ini ke depan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Serapan Belanja Modal Jember Hanya 16,55% di Semester I 2026
Realisasi belanja modal Jember baru 16,55% di semester I 2026 meski alokasi naik menjadi Rp427,574 miliar; D...
Magetan Diminta Genjot PAD, APBD 2027 Fokus pada Prioritas
DPRD minta Pemkab Magetan genjot PAD karena APBD 2027 masih bergantung pada dana transfer; anggaran difokusk...
Ketua Kwarcab Batu: Kepemimpinan Pramuka soal Pengabdian, Bukan Kedudukan
Ketua Kwarcab Batu Punjul Santoso melantik 13 pengurus DKC 2025–2030 dan menekankan kepemimpinan Pramuka har...
Ketua DPRD Trenggalek Ingatkan Paskibraka: Bukan Sekadar Seremoni
Ketua DPRD Trenggalek pesan kepada Paskibraka 2026: pengibaran bendera harus jadi pembentukan karakter dan j...
Ipuk Gelar 'Gesah Bareng Ambi Bupati' untuk Tampung Aspirasi Pangan
Bupati Ipuk menerima aspirasi petani, nelayan, dan peternak di forum 'Gesah Bareng Ambi Bupati' 14 Agustus;...
DPRD Jember Minta Polisi Usut Perusakan ODCB Gumuk Lumpang
Ketua Komisi B DPRD Jember minta polisi usut dugaan perusakan ODCB Gumuk Lumpang akibat penambangan pasir ya...