Jadwal & Rute Mubeng Beteng Malam Satu Suro 2026
Mubeng Beteng Jogja digelar pada Selasa malam, 16 Juni 2026 hingga Rabu dini hari, 17 Juni 2026. Tradisi dimulai dari Kagungan Dalem Kamandungan Lor dan akan melewati sejumlah ruas jalan di sekitar Keraton. Kegiatan diselenggarakan oleh Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dan difasilitasi Dinas Kebudayaan DIY.
Waktu dan titik awal
Masyarakat yang ingin mengikuti dapat hadir sejak pukul 20.00 WIB di titik kumpul. Panitia menggelar acara pembukaan terlebih dahulu sebelum pemberangkatan Mubeng Beteng.
Penyelenggara dan cara ikut
Tradisi ini difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan DIY dan diselenggarakan oleh Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kegiatan bersifat terbuka untuk umum dan gratis.
"Kegiatan ini gratis, tidak ada registrasi. Dan bebas tidak dipungut biaya bagi masyarakat umum yang akan mengikutinya,"
Dian Lakshmi Pratiwi, Kepala Dinas Kebudayaan DIY
Rute dan jadwal
Menurut panitia, rute dimulai dari Kagungan Dalem Kamandungan Lor dan akan melewati sejumlah jalan di kawasan Keraton. Jadwal lengkap pelaksanaan pada Selasa malam, 16 Juni 2026, dapat dilihat langsung di titik berkumpul sebelum pemberangkatan.
- Tanggal: Selasa malam, 16 Juni 2026 — Rabu dini hari, 17 Juni 2026
- Waktu hadir: Mulai pukul 20.00 WIB
- Titik awal: Kagungan Dalem Kamandungan Lor
- Biaya: Gratis, tanpa pendaftaran
- Penyelenggara: Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat (difasilitasi Dinas Kebudayaan DIY)
Aturan yang wajib dipatuhi
Panitia meminta peserta untuk mematuhi arahan selama kegiatan berlangsung demi ketertiban dan keselamatan bersama. Peserta disarankan datang lebih awal untuk mengikuti arahan pembukaan dan persiapan pemberangkatan.
Tradisi Mubeng Beteng merupakan bagian dari perayaan Malam Satu Suro atau Tahun Baru Jawa. Bagi warga dan pengunjung yang berminat, kehadiran tanpa pendaftaran memudahkan partisipasi, namun tetap diimbau mengikuti petunjuk panitia di lokasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemdiktisaintek Minta Fleksibilitas Akademik untuk Mahasiswa NTT
Kemdiktisaintek mengimbau perguruan tinggi di NTT menerapkan fleksibilitas akademik pascagempa 7,7 untuk men...
Ateng Sutisna Dorong Penguatan Tata Kelola Energi dan SDA
Ateng Sutisna mendorong penguatan tata kelola energi dan SDA setelah pidato Presiden, menyoroti B50, bursa k...
DPR Percepat Penanganan Bencana di NTT
DPR bersama pemerintah mempercepat penanganan bencana di NTT, dengan kunjungan lapangan, penugasan anggota D...
BNPB Imbau Warga NTT Waspada Gempa Susulan
BNPB mengimbau warga terdampak gempa NTT waspada gempa susulan; BMKG catat 2.119 gempa susulan hingga 18 Agu...
BNPB Gelar Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling untuk Pengungsi Sikka
BNPB menyediakan trauma healing dan perpustakaan keliling di GOR Samador, Sikka, untuk mendukung pemulihan p...
Indonesia Rawan Gempa dan Tsunami: Langkah Antisipasi Penting
Indonesia rawan gempa dan tsunami; warga diminta siaga dengan tas darurat, amankan perabot, dan pahami jalur...