Menekraf Tetapkan Modifikasi Otomotif Jadi Subsektor Ekraf
Kementerian Ekonomi Kreatif menetapkan modifikasi otomotif sebagai salah satu dari 21 subsektor ekonomi kreatif nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2026. Keputusan itu diumumkan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Jakarta dan dimaksudkan untuk meningkatkan nilai tambah industri modifikasi. Penetapan ini membuka peluang penguatan talenta, inovasi, dan perluasan pasar bagi pelaku modifikasi di dalam negeri.
Alasan penetapan dan dampak ekonomi
Menekraf Teuku Riefky Harsya menilai kegiatan modifikasi kini menjadi aktivitas kreatif bernilai komersial. Menurutnya, ekosistem modifikasi mendorong kreativitas, inovasi, dan memperkuat kontribusi ekonomi nasional. Industri ini juga mencakup rantai nilai lengkap, dari perancangan hingga distribusi.
"Ini merupakan babak baru perjalanan industri kreatif modifikasi otomotif Indonesia. Semoga ini dapat menginsipirasi karya modifikasi Indonesia agar semakin dikenal dan berkontribusi bagi perekonomian nasional,"
Siapa saja yang terlibat
Kemenekraf menyebut industri modifikasi dan aftermarket melibatkan beragam talenta dan usaha. Ekosistem ini membuka lapangan kerja serta memperkuat industri otomotif secara keseluruhan. Para pelaku yang tercakup antara lain:
- Builder dan desainer kendaraan;
- Teknisi dan produsen komponen aftermarket;
- Konten kreator dan layanan pemasaran;
- Rantai distribusi serta layanan purna jual.
Strategi penguatan ekosistem
Riefky mendorong pengembangan talenta, perlindungan kekayaan intelektual, akses pembiayaan, dan perluasan pasar. Ia menekankan pentingnya kolaborasi heksaheliks untuk mewujudkannya. Kerja bersama itu harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan di dalam negeri.
- Pemerintah dan pembuat kebijakan;
- Asosiasi industri dan komunitas;
- Akademisi dan lembaga riset;
- Media dan pelaku bisnis;
- Lembaga keuangan.
Jejak internasional dan SEMA Show
Riefky mencontohkan penampilan BMW Passato di SEMA Show sebagai bukti kualitas ekosistem modifikasi Indonesia. SEMA Show adalah pameran aftermarket otomotif terbesar yang digelar setiap tahun di Las Vegas, AS. Kehadiran karya lokal di ajang global seperti ini diharapkan meningkatkan pengakuan dan akses pasar internasional.
"Misi utama kami adalah membawa karya modifikasi anak bangsa ke panggung internasional yang terbesar di dunia. Kami ingin memperlihatkan standar tinggi industri modifikasi Indonesia sekaligus memperkenalkan karya lokal kepada publik global,"
BMW Passato karya builder Indonesia dijadwalkan tampil pada SEMA Show November 2026 di Las Vegas, langkah yang dianggap strategis untuk promosi global.
Prospek dan tantangan ke depan
Penetapan ini memberi insentif bagi pengembangan industri modifikasi yang lebih terstruktur. Tantangan utamanya adalah peningkatan kapasitas talenta, standar mutu, dan akses pembiayaan yang memadai. Jika tersinergi, sektor ini berpotensi memperkuat nilai tambah industri otomotif nasional dan membuka lapangan kerja baru.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
583 Polisi Kehutanan Ikuti Pelatihan untuk Perkuat Pengamanan Hutan
583 Polisi Kehutanan menjalani pelatihan dua bulan di Semarang sebagai tahap awal menuju target 6.500 person...
Polri Gelar Trauma Healing untuk Pengungsi Gempa di Maumere
Kapolda NTT dan Bhayangkari gelar trauma healing bagi pengungsi gempa Maumere, fokus pada anak, bayi, dan pe...
Wapres Gibran: Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Jadi Prioritas
Wapres Gibran meninjau dampak gempa di Sikka (20/8/2026) dan menegaskan keselamatan warga serta pemenuhan ke...
Wapres Tinjau SD Inpres 76 Wairklau Pastikan Pendidikan Pascabencana
Wapres Gibran meninjau SD Inpres 76 Wairklau pada 20 Agustus 2026 untuk memastikan pendidikan anak tetap jad...
Kemenhub Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Distribusi via KM Tidar
Kemenhub menggalang bantuan ASN untuk korban gempa NTT (15-22 Agustus 2026) dan kirim lewat KM Tidar ke Flor...
Polri Raih Rekor MURI lewat Penanaman Bawang Putih Serentak
Polri raih rekor MURI lewat penanaman bawang putih serentak di 279,53 ha, melibatkan 59 Polres di 14 Polda,...