Mike Fincke Tinggalkan NASA setelah 30 Tahun Mengabdi
Astronaut Mike Fincke resmi meninggalkan NASA setelah 30 tahun mengabdi, meninggalkan catatan empat misi luar angkasa dengan total 549 hari di orbit dan sembilan spacewalk selama 48 jam 37 menit. Pengumuman ini disampaikan pada 13 Agustus 2026 dan menandai akhir karier operasional Fincke di badan antariksa itu.
Karier dan misi utama
Fincke bergabung dengan program astronaut NASA pada 1996 sebagai bagian dari kelas ke-16. Perjalanan penerbangannya dimulai pada 2004 saat ia terbang dengan Soyuz TMA-4 untuk misi Expedition 9.
Selanjutnya, pada 2008 Fincke kembali ke luar angkasa sebagai komandan Expedition 18. Ia juga menjadi bagian dari misi STS-134 pada 2011, yang menjadi penerbangan terakhir pesawat ulang-alik Endeavour, di mana ia bertugas sebagai spesialis misi dan operator lengan robotik.
- 2004 — Soyuz TMA-4, Expedition 9
- 2008 — Komandan Expedition 18
- 2011 — STS-134 (Endeavour), pemasangan Alpha Magnetic Spectrometer
- 2025 — SpaceX Crew-11 sebagai insinyur penerbangan untuk Expedition 73; kemudian komandan Expedition 74
Rekor waktu dan spacewalk
Secara kumulatif, Fincke tercatat memiliki waktu terbang luar angkasa terbanyak keempat dalam sejarah NASA. Ia melakukan sembilan spacewalk dengan total durasi 48 jam 37 menit, termasuk tiga spacewalk selama misi STS-134 yang membantu pemasangan instrumen ilmiah penting.
Peran dalam pengembangan program
Selain tugas penerbangan, Fincke berkontribusi pada pengembangan program Commercial Crew NASA. Perannya termasuk dukungan terhadap pengembangan pesawat berawak generasi baru dan program Boeing Crew Flight Test, bagian dari upaya NASA untuk memulihkan akses berawak ke orbit rendah Bumi melalui mitra komersial.
Pernyataan dan rencana ke depan
Administrator NASA, Jared Isaacman, menyatakan bahwa Fincke merupakan sosok yang berkontribusi dalam berbagai babak sejarah badan antariksa itu. Di sisi lain, Fincke sendiri menyampaikan komitmennya untuk tetap terlibat dalam eksplorasi antariksa meski meninggalkan posisi di NASA.
Fincke berniat membantu mempersiapkan generasi baru insinyur, penjelajah, dan pemimpin yang akan melanjutkan misi antariksa di masa depan, sekaligus membagikan pengalaman praktis dari empat misi dan puluhan jam spacewalk.
Kepergian Fincke menandai fase transisi bagi NASA, yang terus memadukan pengalaman veteran dengan tenaga baru untuk program-program penerbangan berawak dan eksplorasi mendatang.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Midea Indonesia Perkuat Produksi Lokal dan Teknologi AI
Midea Indonesia memperkuat manufaktur lokal, meluncurkan ekosistem AI SMART MASTER, dan perluas distribusi s...
PPKS dan BPDP Perkenalkan Kelapa Sawit ke Siswa SD di Medan
PPKS dan BPDP mengajak siswa SD di Medan belajar kelapa sawit lewat kunjungan edukatif dan praktik di fasili...
Tahun Baru Mars 2026: Planet Merah Mulai Putaran Baru
Planet Mars resmi memasuki tahun baru pada 30 Sep 2026; satu tahun Mars setara sekitar 687 hari Bumi dan ter...
Crew-13 Meluncur ke ISS, Empat Astronot Gabung Ekspedisi 75
NASA dan SpaceX meluncurkan Crew-13 ke ISS pada 1 Oktober 2026; empat astronaut dijadwalkan bergabung dengan...
Teleskop Roman Tangkap Cahaya Pertama dari Awan Magellan Besar
Nancy Grace Roman lulus uji pandu presisi dan Coronagraph-nya menangkap cahaya pertama dari Awan Magellan Be...
Kemkomdigi Perketat Pengawasan Ruang Digital, Takedown Konten Krusial 4 Jam
Kemkomdigi memperketat pengawasan ruang digital dengan takedown konten krusial maksimal 4 jam dan mengajak p...