Teknologi

Alumni PENABUR Tembus Akademik Jepang lewat Lomba Ilmu Pangan

Bagikan:
Clement Angkawidjaja, alumni SMAK 3 PENABUR dan peneliti di The University of Osaka

Clement Angkawidjaja, alumni SMAK 3 PENABUR Jakarta, memulai perjalanan akademik internasionalnya setelah memenangkan tempat di Institut Pertanian Bogor (IPB) lewat ajang Lomba Cepat Tepat Ilmu Pangan. Berkat latihan intens dan tekad, ia melanjutkan studi ke The University of Osaka dan kini berkarier sebagai dosen dan peneliti di Jepang.

Jejak awal: dari lomba sekolah ke IPB

Ketika duduk di SMA, Clement aktif ikut kegiatan sekolah dan dipercaya mewakili SMAK 3 PENABUR dalam tim lomba ilmu pangan di IPB. Persiapan yang intens disebutnya jadi kunci keberhasilan memasuki jenjang pendidikan tinggi.

Berkat pelatihan spartan dari Ibu Ita, kami berhasil meraih juara 2, dan dari situ saya berhasil diterima jalur undangan di IPB,

Prestasi itu membuka akses bagi Clement ke dunia perguruan tinggi. Selain kompetisi, ia juga aktif di OSIS bidang media komunikasi, yang memberinya pengalaman organisasi dan soft skill penting.

Menapaki akademik hingga The University of Osaka

Setelah lulus S1 di IPB, Clement melanjutkan studi S2 dan S3 di The University of Osaka dengan fokus bioteknologi. Lingkungan akademik Jepang menjadi titik balik kariernya.

Usai menyelesaikan doktoral, ia menjadi dosen dan peneliti di universitas yang sama pada 2007015. Di sela karier akademis, Clement juga bekerja sekitar 1,5 tahun di Evec, Inc., Sapporo, terlibat dalam pengembangan fully human antibodies untuk kebutuhan pengembangan obat.

Pada 2017 ia kembali ke dunia akademik dan terus mengembangkan penelitian, pengajaran, serta kerja sama internasional.

Peran lebih luas: administrasi, riset institusional, dan kerja sama

Saat ini peran Clement melampaui pengajaran dan laboratorium. Ia aktif di administrasi akademik dan riset institusional, serta memfokuskan diri membantu diversifikasi karier mahasiswa program doktoral.

Ia juga terlibat dalam program kerja sama internasional, termasuk Global Health Initiatives di The Graduate School of Medicine and University Hospital, serta mendukung pelatihan dokter tamu dari beberapa negara ASEAN.

Nilai sekolah yang terus dibawa

Clement menegaskan bahwa nilai-nilai masa sekolah menjadi landasan perjalanan profesionalnya. Sebagai alumni BPK PENABUR, ia mencerminkan nilai BEST yang dijabarkan sebagai:

  • Be Tough: jiwa tangguh, spiritualitas, dan karakter yang utuh.
  • Excel Worldwide: penguasaan ilmu, teknologi, dan kepemimpinan untuk tujuan positif.
  • Share with Society: kepedulian sosial dan penghargaan pada kemajemukan.
  • Trust in God: kepercayaan kepada Tuhan sebagai landasan moral.

Prinsip hidup yang selalu ia pegang juga tercermin dalam sikap persiapan dan ketekunan yang kuat.

Bekal hidup dari sekolah yang selalu saya terapkan adalah selalu berusaha mempersiapkan diri sebelum terlambat, dan ketika terlambat, jangan menyerah sampai 'titik darah penghabisan'

Penutup: dari sekolah ke panggung global

Clement tidak hanya membawa nama pribadi saat berkiprah di Jepang, tetapi juga menunjukkan bagaimana pendidikan dasar dan ketekunan dapat membuka peluang global. Ia berharap almamater terus melahirkan lulusan yang berdampak di mana pun mereka berada.

Saya berharap SMAK 3 PENABUR selalu berjaya dan menghasilkan lulusan-lulusan yang dapat berkarya serta berdampak di manapun mereka berada.

SMAK 3 BANZAI,

Perjalanan yang dimulai dari sebuah lomba di IPB menjadi bukti bahwa nilai, persiapan, dan keberanian belajar bisa mengantarkan seseorang ke ruang pengabdian dan penelitian di tingkat internasional.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait