Puncak MHT Awards 2026: Pramono Anung Hadir di Balai Kota 7 Sept
Puncak Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT) ke-52 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 7 September 2026 pukul 15.00 WIB di Balai Agung Kompleks Balai Kota DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan hadir untuk menyerahkan penghargaan kepada para pemenang dalam acara yang mengusung tema "Jurnalisme untuk Jakarta: Merawat Sejarah Mengawal Masa Depan".
Partisipasi dan dukungan
Penyelenggara mencatat lebih dari 900 karya jurnalistik masuk dalam kompetisi MHT 2026. Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik sebagai mitra utama pemerintah daerah.
Dukungan institusi tersebut mendorong penyelenggaraan yang lebih terorganisir dan berpangaruh. Panitia berharap acara dapat menjadi ajang apresiasi bagi kerja jurnalistik berkualitas di ibu kota.
Kategori lomba dan fokus historis
Kompetisi MHT 2026 menawarkan sejumlah kategori yang menilai berbagai format karya jurnalistik. Panitia menyusun kategori untuk menghargai liputan mendalam dan karya investigasi yang merekam perubahan sosial Jakarta.
- Tujuh kategori utama
- Dua kategori khusus pilihan dewan juri
- Salah satu kategori khusus: Menyongsong 5 Abad Jakarta sebagai penghormatan terhadap rekam sejarah dan transformasi ibu kota
Pernyataan panitia dan PWI Jaya
Ketua Panitia MHT 52-2026, Arman Suparman, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan sponsor. Menurutnya, dukungan itu menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih profesional dan berkualitas.
"Kepercayaan yang terus meningkat dari para sponsor menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan penyelenggaraan MHT 2026 yang semakin profesional, berkualitas, dan membanggakan," kata Arman.
Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menekankan fungsi anugerah jurnalistik sebagai instrumen pengawal independensi wartawan. Ia menyoroti tanggung jawab pers dalam memberikan kritik konstruktif demi kemajuan pembangunan daerah.
"Yang kita apresiasi bukan hanya siapa yang menang, tetapi juga bagaimana karya-karya jurnalistik mampu merekam, mengkritisi, dan memberikan perspektif terhadap berbagai persoalan dan perkembangan Jakarta," ujar Kesit.
"Kita ingin MHT 2026 menjadi perayaan bagi jurnalisme Jakarta sekaligus penghormatan kepada para jurnalis yang bekerja dengan profesionalisme, independensi, dan tanggung jawab," tambahnya.
Implikasi dan konteks
Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan momentum persiapan Jakarta menuju usia lima abad pada 2027. Panitia berharap kategori khusus dan tema yang diangkat dapat mendorong peliputan yang merekam perjalanan sejarah kota dan memotret arah pembangunan ke depan.
Selain sebagai penghargaan, MHT 2026 juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara insan pers, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk mendukung pembangunan Jakarta yang berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemensos Salurkan Bantuan untuk 310 KK Terdampak Kebakaran Gambir
Kemensos menyalurkan logistik darurat untuk 310 KK terdampak kebakaran Gambir, termasuk makanan, tenda, kasu...
RRI Gelar Aksi Donor Darah Sambut Hari Radio 2026
LPP RRI menggelar Aksi Donor Darah pada 2 September 2026 sebagai bagian RRI Fest menyambut Hari Radio dan me...
Polri Tegaskan Pelayanan Aspirasi Bersifat Humanis dan Prosedural
Polri menegaskan pelayanan aspirasi bersifat humanis, prosedural, dan sesuai hukum, dengan tahapan preemtif,...
Pramono Anung Siapkan Koperasi untuk Pedagang Pasar Kramat Jati
Pramono Anung akan membentuk koperasi bagi pedagang Pasar Kramat Jati untuk menyuplai ikan ke rumah sakit Pe...
Sejarah Hari Lahir Kejaksaan RI: Mengapa Diperingati 2 September
Hari Lahir Kejaksaan RI diperingati setiap 2 September, merujuk pengangkatan Jaksa Agung pertama pada 1945 d...
Komisi V Setujui Pagu Anggaran Kemenhub 2026–2027
Komisi V DPR setujui perubahan pagu Kemenhub 2026-2027; pagu efektif 2026 menjadi Rp30,74 triliun, penyesuai...