Kemensos Salurkan Bantuan untuk 310 KK Terdampak Kebakaran Gambir
Kementerian Sosial menyalurkan bantuan darurat bagi 310 kepala keluarga terdampak kebakaran di Jalan Batu Ceper 8, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat. Penyaluran logistik berlangsung setelah kebakaran yang menghanguskan 114 rumah terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026.
Bantuan darurat yang disalurkan
Mensos Saifullah Yusuf menyatakan kebutuhan dasar bagi pengungsi telah didistribusikan. Bantuan menargetkan pemenuhan pangan, tempat tidur, dan perlengkapan anak-anak.
"Logistik kedaruratan telah didistribusikan ke para pengungsi pada hari ini,"
Rincian bantuan yang disalurkan adalah sebagai berikut:
- 1.000 paket makanan siap saji
- 310 lembar kasur
- 200 lembar selimut
- 120 lembar tenda gulung dan 2 unit tenda serbaguna
- 150 stel sandang anak dan 150 daster
- 310 paket shower kit single dan 10 paket kidsware
Total nilai bantuan mencapai Rp534.489.450 yang disediakan melalui program darurat kementerian.
Pengungsian dan layanan pendukung
Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) DKI bekerja sama mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan warga. Lokasi pengungsian tersebar di Pos RW 05, lapangan parkir, dan lapangan bulutangkis setempat.
"Masyarakat sementara mengungsi di tenda-tenda Kemensos, dinsos dan BPBD,"
Kemensos melalui Direktorat PSKB juga memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) di sejumlah titik pengungsian untuk membantu korban yang mengalami trauma pascabencana.
Kronologi dan penyelidikan
Kebakaran melanda pemukiman padat di RT 04, 05, 07, dan 09 RW 01 Kelurahan Kebon Kelapa pada Senin, 31 Agustus 2026. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini, namun ratusan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab kebakaran. Sementara itu, dinas terkait melakukan asesmen untuk pendataan dampak dan kebutuhan lanjutan.
Dampak dan langkah selanjutnya
Penyaluran logistik dan layanan psikososial bersifat awal dan darurat. Pemerintah daerah bersama Kemensos, BPBD, dan forum koordinasi pimpinan daerah akan melanjutkan asesmen untuk rencana pemulihan jangka menengah.
Upaya pendataan dan penanganan lanjutan sedang berlangsung agar bantuan lebih tepat sasaran bagi warga terdampak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemutakhiran DTSEN Tambah 4,33 Juta Penerima Bansos
Pemutakhiran DTSEN menambah 4.330.417 KPM penerima bansos per 8 September 2026, sehingga PKH dan bantuan sem...
Pemerintah Tambah SPHP Jagung Pakan 150 Ribu Ton untuk Peternak UMKM
Pemerintah menambah 150.000 ton SPHP jagung pakan untuk peternak UMKM dan minta Bulog perpanjang penyaluran...
Pemerintah Tambah 1 Juta Ton Beras SPHP untuk Jaga Harga
Pemerintah menambah alokasi beras SPHP medium 1 juta ton untuk menstabilkan harga di musim kemarau dan mempe...
Kodam Jaya Kerahkan 147 Water Tank untuk Bersihkan Debu Vulkanik
Kodam Jaya mengerahkan 147 water tank pada 8 Sept 2026 untuk membersihkan debu vulkanik di ruas jalan DKI Ja...
Operasional Bandara Soekarno-Hatta Belum Pulih Sepenuhnya
Operasional Bandara Soekarno-Hatta belum pulih 100% pascaabu Gunung Anak Krakatau; banyak penerbangan delay...
ISPA di Bandarlampung Meningkat Jadi 716 Kasus
Dinkes Bandarlampung melaporkan kasus ISPA naik dari 527 (4 Sept) menjadi 716 kasus (7 Sept 2026), masih did...