Sejarah Hari Lahir Kejaksaan RI: Mengapa Diperingati 2 September
Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia diperingati setiap 2 September sebagai peringatan pengangkatan R. Gatot Taroenamihardja sebagai Jaksa Agung pertama pada 2 September 1945. Penetapan tanggal ini dimantapkan secara resmi melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor 196 Tahun 2023. Peringatan tahunan bertujuan mengenang awal pembentukan institusi Kejaksaan dan memperkuat komitmen profesionalisme insan Adhyaksa.
Asal-usul dan dasar hukum
Sejarah Hari Lahir Kejaksaan berakar dari pengangkatan Jaksa Agung pertama oleh Presiden Soekarno pada masa awal kabinet setelah Proklamasi Kemerdekaan. Keberadaan Kejaksaan pada masa itu juga disebut terkait dengan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1945 sebagai bagian pelaksanaan ketentuan peralihan UUD 1945.
Kemudian tanggal 2 September secara administratif ditetapkan sebagai Hari Lahir Kejaksaan melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor 196 Tahun 2023. Peraturan ini mengukuhkan momentum tersebut sebagai hari peringatan tahunan institusi.
Perbedaan dengan Hari Bhakti Adhyaksa
Hari Lahir Kejaksaan berbeda dengan Hari Bhakti Adhyaksa yang diperingati pada 22 Juli. Tanggal 22 Juli merujuk pada perubahan kedudukan Kejaksaan menjadi lembaga yang lebih mandiri pada 1960.
Perubahan status tersebut dimulai dari keputusan rapat kabinet pada 22 Juli 1960, lalu diperkuat dengan Keputusan Presiden Nomor 204 Tahun 1960 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1961. Sejak saat itu, 22 Juli diperingati sebagai Hari Bhakti Adhyaksa, sementara 2 September menandai momen awal pengangkatan Jaksa Agung pasca-kemerdekaan.
Peran Kejaksaan dan makna peringatan
Kejaksaan Republik Indonesia menjalankan fungsi negara terutama di bidang penuntutan. Institusi ini dipimpin oleh Jaksa Agung dan memiliki struktur di tingkat provinsi dan kabupaten/kota melalui Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri.
Seiring perkembangan, kewenangan Kejaksaan disesuaikan dengan kebutuhan penegakan hukum nasional dan diatur kembali melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021. Peringatan Hari Lahir Kejaksaan menjadi momen refleksi untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Peringatan 2 September tidak hanya mengenang titik awal institusi, tetapi juga mengingatkan perlunya pelayanan hukum yang adil serta komitmen berkelanjutan dari seluruh insan Kejaksaan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...