BRI Insurance Bayar Klaim Rp290,5 Juta untuk Alat Berat Nasabah
BRI Insurance menyerahkan klaim asuransi senilai Rp290.514.817 kepada nasabah Made Riantana untuk memperbaiki alat berat yang rusak. Penyerahan dilakukan melalui Kantor BRI BO Tulang Bawang, Lampung, sebagai bentuk perlindungan aset dan dukungan pemulihan operasional. Pernyataan resmi terkait pembayaran klaim disampaikan oleh Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, pada Selasa, 1 September 2026.
Penyerahan klaim dan skema pembayaran
Budi Legowo menjelaskan bahwa klaim dibayarkan melalui skema Heavy Equipment Insurance yang memang diperuntukkan bagi alat berat. Nilai klaim mencapai Rp290.514.817 dan proses penyerahan dilakukan langsung di kantor layanan BRI di Tulang Bawang.
Budi menegaskan langkah ini sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan aset nasabah dan memastikan kelangsungan usaha tetap berjalan meski terjadi musibah.
Dukungan untuk pemulihan operasional nasabah
Menurut Budi, pembayaran klaim diharapkan meringankan beban finansial nasabah dan membantu mempercepat rehabilitasi alat berat sehingga operasional usaha dapat segera pulih. Ia menambahkan bahwa percepatan proses klaim juga menjadi prioritas untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas bisnis nasabah.
"Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa nasabah BRI Insurance. Kami berharap pembayaran klaim yang dilakukan BRI Insurance ini dapat meringankan beban nasabah dan menjadi penyemangat bagi nasabah untuk segera bangkit"
Keterangan dari nasabah
Made Riantana menyatakan bahwa penyelesaian klaim bukan sekadar penggantian kerugian, melainkan langkah awal pemulihan aset yang terdampak. Ia menyambut cepatnya proses klaim karena memberi kepastian bagi usaha yang bergantung pada alat berat tersebut.
"Pendampingan dari awal laporan hingga klaim disetujui sangat membantu dan memberikan rasa nyaman dalam menjalankan setiap pekerjaan. Dengan adanya penyelesaian klaim ini, alat berat dapat segera diperbaiki sehingga operasional pekerjaan dapat terus berjalan,"
Implikasi dan tindak lanjut
Penyerahan klaim ini menunjukkan peran asuransi dalam menjaga kontinuitas usaha ketika risiko material terjadi. Kecepatan proses klaim dan pendampingan yang diberikan oleh perusahaan dinilai penting untuk memulihkan produktivitas nasabah.
Ke depan, tindakan serupa diharapkan memperkuat kepercayaan nasabah terhadap produk asuransi alat berat dan mendorong penggunaan proteksi yang tepat bagi pelaku usaha di sektor ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rio Capella: Hanura Siap Berjaya di Senayan pada Pemilu 2029
Rio Capella menyatakan Hanura memperkuat struktur dan konsolidasi di NTB untuk target kursi Senayan pada Pem...
Bulog Siap Kirim Beras untuk Korban Karhutla di Kalimantan
Perum Bulog siap mengirim beras untuk warga terdampak karhutla di Kalimantan. Koordinasi dengan daerah dan B...
Bima Arya: Humas Pemerintah Harus Baca Percakapan Publik
Wamendagri Bima Arya minta humas pemerintah beralih ke komunikasi dua arah dan aktif membaca percakapan publ...
Prabowo Bahas Usulan Gelar dan Tanda Kehormatan di Hambalang
Presiden Prabowo menerima Fadli Zon di Hambalang untuk membahas usulan gelar, tanda jasa, dan tanda kehormat...
Kemenag: Waspadai Jasa Nikah Siri yang Marak di Medsos
Kemenag mengimbau masyarakat tidak tergiur jasa nikah siri di media sosial karena dokumen biro jasa tak puny...
Satwa Masuk Pemukiman Akibat Karhutla di Kalimantan
Karhutla memaksa satwa keluar habitat dan masuk pemukiman di Kalimantan; evakuasi terkendala api, warga dimi...