TA Khalid Serahkan Mesin Produksi Pakan ke Pokdakan Langsa
LANGSA — Anggota DPR RI Komisi IV, Dr Ir TA Khalid MM, menyerahkan bantuan mesin produksi pakan, mesin penepung, dan bahan pendukung pakan kepada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Angkasa Muda Kota Langsa pada Senin (24/8). Bantuan ini diberikan untuk memperkuat kemandirian pembudidaya ikan dan menekan ketergantungan pada pakan komersial yang menyumbang biaya besar dalam usaha budidaya.
Bantuan teknis untuk efisiensi pakan
Mesin produksi pakan dan mesin penepung dinilai dapat menurunkan biaya operasional serta meningkatkan ketersediaan pakan secara berkelanjutan. Anggota kelompok menyambut positif bantuan tersebut karena memberi peluang produksi pakan secara mandiri.
Ketua Pokdakan Angkasa Muda, Munawir Sajali, menyatakan bantuan itu sebagai bentuk perhatian nyata terhadap pelaku usaha perikanan di Kota Langsa. Ia menekankan pentingnya dukungan teknis untuk memperkuat usaha lokal.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dr. Ir. TA Khalid, MM atas bantuan mesin produksi pakan, mesin penepung beserta bahan-bahannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan usaha serta kesejahteraan anggota kelompok,"
Dampak ekonomi dan peluang usaha
Munawir menilai mesin produksi pakan membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal. Produksi pakan mandiri berpotensi menciptakan lapangan kerja dan melahirkan pelaku usaha baru di sektor pakan ikan.
"Dengan adanya bantuan mesin ini, diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru serta menciptakan usahawan baru," tambah Munawir. Harapan itu sejalan dengan kebutuhan peningkatan nilai tambah dalam rantai nilai perikanan.
Komitmen pengelolaan dan prospek ke depan
Pokdakan Angkasa Muda berkomitmen merawat dan memanfaatkan bantuan sesuai peruntukan. Kelompok berharap pemanfaatan mesin tidak hanya memenuhi kebutuhan internal, tetapi berkembang menjadi usaha produksi pakan yang melayani pembudidaya lain.
Keberlanjutan produksi pakan diyakini dapat meningkatkan efisiensi budidaya dan stabilitas pasokan. Jika berhasil, inisiatif ini bisa memperkuat sektor perikanan Kota Langsa serta meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan.
Penutup: Dukungan seperti ini dinilai krusial untuk mendorong kemandirian ekonomi pelaku usaha perikanan dan memperluas kesempatan kerja lokal. Pokdakan Angkasa Muda menegaskan komitmen untuk terus berkembang demi kemajuan sektor perikanan di daerahnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polsek Aek Natas Bekuk Pengedar, Sita Sabu 1,95 Gram di Perkebunan
Unit Reskrim Polsek Aek Natas menangkap RS alias Gobang (33) di perkebunan sawit Labuhanbatu Utara dan menyi...
DPRD Batubara Sampaikan Perubahan Propemperda 2026
DPRD Batubara menyampaikan perubahan Propemperda 2026 pada 9 Oktober, mencakup penambahan satu Ranperda dan...
T. Haris Fadhillah Daftar Calon Ketua PWI Aceh 2026–2031
T. Haris Fadhillah mendaftar sebagai calon Ketua PWI Aceh 2026–2031, mengusung penguatan SDM, transformasi k...
PUPR Banda Aceh Survei 6 Manhole Rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh
Dinas PUPR Banda Aceh temukan enam manhole rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh; dua sudah diperbaiki, sisanya...
Enam Siswa Dirawat, Kondisi Korban Keracunan MBG di Medan Membaik
RSU IPI Medan: enam siswa korban keracunan MBG dirawat, dua sudah pulang setelah kondisi membaik; empat masi...
Sumut Dapat 15.011 Unit Bedah Rumah 2026, Ribuan Belum Diverifikasi
Sumut mendapat 15.011 unit bedah rumah 2026, namun 5.943 unit belum didata; Pemprov diminta percepat koordin...