T. Haris Fadhillah Daftar Calon Ketua PWI Aceh 2026–2031
BANDA ACEH — T. Haris Fadhillah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026–2031 di Sekretariat Panitia Konferensi Provinsi PWI Aceh, Sabtu 10 Oktober sekitar pukul 15.00 WIB. Ia maju atas aspirasi anggota dan ingin mendorong transformasi kepemimpinan serta penguatan organisasi di tengah perubahan teknologi media.
Pendaftaran dan dukungan
Haris datang menyerahkan formulir dan berkas pendaftaran yang diterima oleh sekretaris Steering Committee Konferprov, Iranda Novandi, serta Ketua Organizing Committee, Nazar Ahadi, dan anggota Pokja Verifikasi, Imran Joni. Proses itu didampingi tim pemenangan, Sadhali dan Muklis Musa.
"Saya lebih senang menyebutnya sebagai aspirasi, bukan desakan. Ada sejumlah teman yang menyampaikan aspirasi dan mengajak saya kembali maju," ujar Haris.
Pengalaman dan motivasi
Saat konferensi PWI Aceh 2021, Haris meraih suara terbanyak kedua. Pengalaman itu menjadi salah satu alasan ia memutuskan untuk kembali ikut kontestasi. Ia menekankan pentingnya kompetisi yang dewasa serta menjaga persaudaraan sesama wartawan.
Visi: penguatan profesi dan kesejahteraan
Haris mengusung penguatan peran PWI sebagai organisasi profesi. Fokus utamanya antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kompetensi jurnalistik, dan upaya memperbaiki kesejahteraan wartawan.
"PWI harus kembali memperkuat peran dan fungsinya sebagai organisasi profesi. Peningkatan kapasitas SDM anggota harus menjadi perhatian," kata Haris, yang juga penguji nasional Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan terlibat di LUKW LPP RRI.
Agenda kepemimpinan dan kaderisasi
Selain penguatan profesi, Haris mendorong transformasi kepemimpinan berupa penerapan kepemimpinan kolektif kolegial. Ia menyatakan transformasi tidak hanya soal figur baru, tetapi kemampuan pemimpin beradaptasi dan menyiapkan kader pengganti.
Syarat administratif dan verifikasi
Sekretaris SC, Iranda Novandi, menyampaikan setiap bakal calon wajib memenuhi persyaratan dukungan awal minimal 10% dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang berjumlah 322 orang. Artinya, tiap calon harus mengantongi minimal 32 dukungan.
| Jumlah DPS | Persyaratan Dukungan |
|---|---|
| 322 | 10% (minimal 32 orang) |
Dokumen yang wajib dilengkapi meliputi formulir pendaftaran, pakta integritas, KTP, serta bukti pengalaman sebagai pengurus organisasi. Panitia juga mengingatkan larangan dukungan ganda dan menyediakan waktu perbaikan selama tiga hari bagi kandidat yang belum lengkap.
Komitmen kompetisi sehat dan harapan
Haris menegaskan komitmen berkompetisi secara sehat tanpa fitnah atau praktik menjatuhkan lawan. Ia berharap Konferprov menjadi ruang demokrasi bermartabat yang menghasilkan kepemimpinan mampu memperkuat profesionalisme dan kesejahteraan wartawan.
Pendaftaran bakal calon Ketua PWI Aceh dijadwalkan berlangsung hingga 24 Oktober 2026. Proses verifikasi dokumen selanjutnya akan dilakukan sebelum pengesahan ke tingkat pusat, sehingga hasil akhir diharapkan mencerminkan pilihan bersama anggota.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polsek Aek Natas Bekuk Pengedar, Sita Sabu 1,95 Gram di Perkebunan
Unit Reskrim Polsek Aek Natas menangkap RS alias Gobang (33) di perkebunan sawit Labuhanbatu Utara dan menyi...
DPRD Batubara Sampaikan Perubahan Propemperda 2026
DPRD Batubara menyampaikan perubahan Propemperda 2026 pada 9 Oktober, mencakup penambahan satu Ranperda dan...
PUPR Banda Aceh Survei 6 Manhole Rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh
Dinas PUPR Banda Aceh temukan enam manhole rusak di Jalan Tgk. Daud Beureueh; dua sudah diperbaiki, sisanya...
Enam Siswa Dirawat, Kondisi Korban Keracunan MBG di Medan Membaik
RSU IPI Medan: enam siswa korban keracunan MBG dirawat, dua sudah pulang setelah kondisi membaik; empat masi...
Sumut Dapat 15.011 Unit Bedah Rumah 2026, Ribuan Belum Diverifikasi
Sumut mendapat 15.011 unit bedah rumah 2026, namun 5.943 unit belum didata; Pemprov diminta percepat koordin...
Bobby Tawarkan Kerja Sama Investasi Jepang di Sumut, Fokus SDM dan Lobster
Gubernur Sumut tawarkan kerja sama investasi Jepang pada 9 Oktober, fokus SDM, kelautan, dan lobster Kepulau...