Menko Pangan Ajak Masyarakat Dukung Ketahanan Pangan
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dalam upaya ketahanan pangan nasional. Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan Breakfast Jakarta Bersih pada Minggu, 7 Juni 2026, di halaman Kantor Kemendikdasmen. Menko Zulhas menekankan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci percepatan kedaulatan pangan.
Rangkaian kegiatan dan tujuan
Acara tersebut menggabungkan olahraga, aksi sosial, dan edukasi publik untuk mendorong gaya hidup sehat dan kepedulian sosial. Panitia menyediakan 30 gerobak makanan untuk membagikan sarapan sehat gratis kepada peserta. Kegiatan juga melibatkan donor darah bekerja sama dengan PMI dan menampilkan senam Zumba massal.
Selain itu, rangkaian hiburan dan pemberdayaan diselenggarakan untuk menarik partisipasi publik. Ada pertunjukan seni budaya, pembagian bibit pohon, fasilitas photo booth interaktif, serta dukungan untuk pelaku usaha kecil.
Partisipasi organisasi dan masyarakat
Ribuan peserta hadir dari berbagai kalangan, termasuk anggota organisasi, mahasiswa, dan warga Jabodetabek. Menko Zulhas menyatakan apresiasi atas antusiasme tersebut dan berharap program serupa berlanjut di daerah lain.
"Kegiatan bakti sosial yang dipadukan dengan olahraga seperti ini sangat positif dan bermanfaat. Saya berharap dapat terus dilaksanakan di berbagai daerah,"
Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia (Garuda), Nofalia Heikal Safar, menjelaskan konsep acara menggabungkan olahraga, aksi sosial, dan pemberdayaan UMKM. Menurutnya, model ini mendukung kemandirian pangan melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil dan sektor pertanian.
"Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. Termasuk melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil dan sektor pertanian,"
Evaluasi panitia dan tindak lanjut
Ketua Umum Gema Bela Negara, R. Achmad Juniawan, dan Sekretaris Jenderal Heikal Safar menyatakan acara berjalan lancar dan peserta melebihi target. Mereka menilai kegiatan ini memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat jika dijalankan berkelanjutan.
"Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan yang menggabungkan aspek sosial, kesehatan, dan kebersamaan mendapat sambutan positif,"
Penyelenggara berharap acara serupa dapat direplikasi di berbagai daerah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha dalam mencapai ketahanan pangan nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...