Distribusi MBG 3B di Indramayu Capai 80–90%: Menteri Wihaji
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan distribusi MBG 3B di Kabupaten Indramayu telah mencapai rata-rata 80–90 persenPerpres Nomor 115 untuk membagikan MBG 3B kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Perluasan tugas TPK dan cakupan distribusi
Wihaji menjelaskan hampir 4.000 TPK di wilayah itu mendapat tugas baru untuk mendistribusikan MBG 3B. Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan. Meski mayoritas wilayah sudah berjalan, masih ada beberapa SPPG yang belum memulai distribusi sehingga perlu tindak lanjut.
"Di Indramayu hampir ada 4.000-an Tim Pendamping Keluarga yang hari ini mendapat tugas baru berdasarkan Perpres 115. Kita diminta untuk mendayagunakan para Tim Pendamping Keluarga untuk mendistribusikan MBG 3B,"
Progres dan verifikasi lapangan
Menurut Wihaji, pengecekan lapangan menunjukkan distribusi telah berjalan di sebagian besar kecamatan. Ia menyebutkan angka capaian rata-rata mendekati 80–90 persen, tetapi masih ada lokasi yang perlu perhatian khusus. Pemerintah daerah bersama TPK akan mengidentifikasi SPPG yang belum menjalankan program untuk segera diberi bimbingan.
"Tapi rata-rata hampir 80 sampai 90 persen sudah. Karena itu kita pastikan bahwa tugas baru ini bisa dikerjakan oleh para TPK, maka kita cek langsung,"
Insentif dan mekanisme pembayaran
Untuk mendukung tugas baru, TPK menerima insentif sebesar Rp1.000 per ompreng. Wihaji mengatakan pembayaran insentif sudah diberikan dan dilakukan setiap 10 hari sesuai protap yang berlaku. Skema ini dimaksudkan agar distribusi berjalan konsisten dan tenaga pendamping tetap termotivasi.
"Dikasih belum insentifnya, ternyata sudah. Berapa hari sekali, 10 hari sekali, sesuai dengan protapnya begitu,"
Stunting: capaian dan tantangan
Selain distribusi MBG 3B, TPK tetap menjalankan tugas percepatan penurunan stunting. Angka stunting di Indramayu tercatat sebesar 9,8 persen, lebih rendah dibandingkan angka nasional sebesar 19,8 persen. Meski demikian, Wihaji menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dijalankan oleh TPK.
- Pendampingan pencegahan pernikahan dini
- Pemenuhan asupan gizi ibu dan anak
- Penyediaan akses air bersih dan fasilitas MCK
- Peningkatan kualitas rumah layak
"Apakah langsung selesai stunting-nya, nggak. Karena tidak hanya asupan gizi yang dibutuhkan, butuh rumah layak, butuh air bersih, butuh edukasi, juga butuh sanitasi,"
Wihaji menekankan MBG 3B adalah salah satu upaya memenuhi kebutuhan gizi dalam penanganan stunting, namun program ini perlu dipadukan dengan intervensi lain seperti sanitasi dan pendidikan kesehatan agar hasilnya berkelanjutan.
Langkah ke depan
Pemerintah daerah bersama TPK akan melakukan pemantauan lanjutan untuk menutup daerah yang belum mencapai target distribusi. Pendekatan multisektoral tetap menjadi fokus agar penurunan stunting dan pemenuhan gizi ibu-anak tercapai secara menyeluruh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DVI Identifikasi 5 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
Lima jenazah korban KMP Virgo Transport 8 diidentifikasi oleh tim DVI dan telah diserahkan ke keluarga pada...
Hampir 4.000 TPK di Indramayu Distribusikan MBG 3B
Hampir 4.000 TPK Indramayu ditugaskan mendistribusikan MBG 3B kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita; ca...
KemenHAM Dorong Kemensetneg Segera Proses Empat Regulasi HAM
KemenHAM mendesak Kemensetneg segera memproses empat regulasi HAM yang tertunda delapan bulan untuk mendukun...
BPOM-Unhan Perkuat SDM Pengawas Obat dan Makanan
BPOM dan Unhan perkuat kolaborasi untuk menyiapkan SDM pengawas obat dan makanan lewat pengayaan kurikulum,...
LRT Kelapa Gading–Manggarai: Tonggak Penguatan Transportasi Jakarta
Fahira Idris menyambut peresmian LRT Kelapa Gading–Manggarai sebagai tonggak penguatan transportasi publik d...
Pigai: Pemekaran Papua Belum Redam Perlawanan OPM
Natalius Pigai menilai pemekaran Papua gagal meredam OPM; eskalasi konflik justru meningkat dan butuh langka...