P2MI Temukan 7.807 Tautan Lowongan Kerja Luar Negeri Fiktif
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menemukan 7.807 tautan yang diduga menawarkan lowongan kerja luar negeri fiktif sepanjang Januari–Agustus 2026. Temuan ini disampaikan oleh Wakil Menteri P2MI Christina Aryani berdasarkan pemantauan Unit Patroli Siber Kementerian.
Temuan dan modus penipuan
Menurut Christina, tawaran pekerjaan itu umumnya dikemas menarik dengan janji keberangkatan mudah dan gaji tinggi tanpa proses persiapan memadai. Penawaran seperti itu sering memberi kesan semua persyaratan akan "diurus" sehingga calon pekerja tidak perlu melakukan verifikasi lebih lanjut.
"Berangkat kerja luar negeri tidak perlu persiapan, semua diurus, gaji 1.000 dollar. Nah, sebetulnya ini juga masyarakat harus mewaspadai,"
Modus yang terlihat termasuk iklan online yang menjanjikan keberangkatan cepat, iming-iming gaji besar, dan minimnya informasi tentang proses administrasi atau perusahaan penyalur yang valid.
Penindakan digital dan kendala
Kementerian P2MI rutin melaporkan tautan penipuan itu kepada Kementerian Komunikasi dan Digital untuk dilakukan take down. Namun, tantangan besar tetap ada: tautan baru sering muncul kembali setelah yang lama diblokir.
"Kayak judol juga kan, satu di-take down, besok muncul lagi satu. Jadi memang ini harus terus-terusan, harus continue, kita tidak bisa berhenti,"
Karena sifat dinamis ruang digital, upaya tak hanya butuh pemblokiran berkala, tetapi juga koordinasi lintas kementerian dan platform serta peningkatan literasi digital masyarakat.
Pencegahan keberangkatan nonprosedural
Selain pemantauan online, pemerintah melakukan pencegahan keberangkatan calon pekerja migran secara nonprosedural. Sejak 2025 hingga Juli 2026, pemerintah mencegah 6.668 calon pekerja migran dari keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.
| Jenis Data | Periode | Jumlah |
|---|---|---|
| Tautan lowongan fiktif | Jan–Agt 2026 | 7.807 |
| Pencegahan keberangkatan nonprosedural | 2025–Jul 2026 | 6.668 |
Wilayah rawan dan imbauan
Pencegahan terutama dilakukan di wilayah yang kerap menjadi jalur keberangkatan ilegal, antara lain:
- Kepulauan Riau
- Kalimantan Barat
- Riau
- Kalimantan Utara
- Banten
Christina mengimbau masyarakat untuk memverifikasi informasi lowongan melalui SISKOP2MI. Di sana tersedia data tentang lowongan, mekanisme pendaftaran, persyaratan, dan daftar P3MI yang valid.
Pemerintah menegaskan upaya memastikan akses informasi resmi harus terus diperkuat sebagai bagian dari perlindungan pekerja migran sejak sebelum keberangkatan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Komdigi Tegaskan Tak Ajukan Takedown Video Pejompongan
Komdigi menyatakan tidak mengajukan takedown video kasus Pejompongan; penghapusan konten jika terjadi berasa...
Djarum Foundation Tanam 5.000 Bibit, Dirikan Living Laboratory Mangrove
Djarum Foundation menanam 5.000 bibit mangrove di Denpasar dan mendirikan living laboratory untuk riset ekos...
Djarum Foundation Tanam 5.000 Mangrove dan Bentuk Living Laboratory
Djarum Foundation menanam 5.000 bibit mangrove di Denpasar 2 Sept 2026 dan membentuk living laboratory untuk...
SMK Go Global Targetkan 500 Ribu Pekerja Migran hingga 2029
Pemerintah menargetkan 500.000 pekerja migran lewat SMK Go Global hingga 2029, dengan fokus pelatihan teknis...
Wamen P2MI: 289.938 Lowongan Kerja Luar Negeri Belum Terisi
Wamen P2MI: 289.938 lowongan kerja luar negeri terverifikasi belum terisi per 30 Agustus 2026; pelamar diara...
BGN Suspend SPPG Talang Angin Usai 512 Anak Dirawat
BGN menghentikan operasional SPPG Talang Angin 30 hari setelah 512 anak dirawat; investigasi bersama dinas k...