Mendag: Perkuat Daya Saing Produk untuk Isi Pasar Domestik
Menteri Perdagangan Budi SantosoIndonesia Emas 2045 di Jakarta, Rabu, 2 September 2026.
Pengamanan pasar dalam negeri sebagai prioritas
Budi menjelaskan bahwa pengamanan pasar dalam negeri menjadi program utama Kementerian Perdagangan. Tujuannya ialah mencegah masuknya barang yang sebenarnya dapat diproduksi di Indonesia dan memastikan konsumen mendapatkan produk lokal yang kompetitif.
"Yang pertama kita mempunyai program namanya pengamanan pasar dalam negeri. Ya jadi bagaimana pasar kita yang besar ini diisi oleh produk-produk kita,"
Dalam rangka itu, Kemendag mengelola kebijakan impor sambil mengikuti aturan trade remedies sesuai ketentuan WTO. Budi menekankan kebijakan harus seimbang antara kepatuhan internasional dan penguatan kapabilitas produksi dalam negeri.
"Ya bagaimana kita mengelola kebijakan impor, bagaimana kita mengikuti aturan-aturan trade remedies sesuai dengan WTO. Jadi kita ikutin aturan tetapi tentu bagaimana juga kita meningkatkan daya saing kita,"
Daya saing produk sebagai kunci
Budi mengingatkan bahwa daya saing bukan hanya soal sumber daya manusia aparatur negara, tetapi juga kualitas dan daya saing produk.
"Kalau kita mempunyai daya saing, jadi tidak hanya PNS, jadi barang pun produk juga harus mempunyai daya saing. Untuk mencegah barang-barang masuk ke dalam negeri yang sebenarnya kita bisa memproduksi,"
Pengamanan pasar menurutnya melibatkan banyak kegiatan perdagangan sehingga membutuhkan SDM yang kompeten untuk pelaksanaannya.
"Tentu banyak kegiatan dan di situ dibutuhkan SDM yang kompeten. Yang kedua, program kedua adalah perluasan pasar ekspor,"
Perluasan akses ekspor dan perjanjian dagang
Selain fokus pada pasar domestik, Kemendag juga menaruh perhatian pada akses pasar luar negeri. Budi menyatakan bahwa akses tidak mudah tanpa adanya perjanjian dagang yang memadai.
"Kita itu tidak mudah untuk akses pasar kalau kita tidak mempunyai perjanjian dagang. Dan kita sudah mempunyai perjanjian dagang yang implementasi itu 25,"
Dari lokal untuk global: program penguatan UMKM
Sebagai program ketiga, Kemendag mendorong konsep dari lokal untuk global melalui beberapa inisiatif yang menargetkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
- UMKM BISA Ekspor
- Desa BISA Ekspor
- Campuspreneur
"Dan yang ketiga program kita adalah dari lokal untuk global. Dari lokal untuk global itu kita bagi yang pertama UMKM BISA Ekspor,"
Budi menuturkan Kemendag memfasilitasi UMKM agar terhubung dengan perwakilan Indonesia di luar negeri. Ia menegaskan peluang ekspor bukan hanya untuk pelaku besar, tetapi juga pelaku menengah dan kecil.
"Jadi kita memfasilitasi UMKM itu bisa ekspor dengan disambungkan ke perwakilan kita yang di luar negeri ya. Yang bisa ekspor itu tidak, tidak hanya yang besar tapi yang menengah yang kecil juga harus bisa ekspor,"
Dengan tiga fokus program—pengamanan pasar, perluasan akses ekspor, dan strategi dari lokal untuk global—Kemendag menempatkan penguatan daya saing sebagai landasan untuk menjaga kedaulatan pasar sekaligus membuka peluang bagi produk Indonesia di pasar global.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...