Pengabdi Setan 3: Origin Siap Masuk Pasar Internasional
Pengabdi Setan 3: Origin karya Joko Anwar mendapat dukungan distribusi internasional dari Barunson E&A dan akan ditawarkan pada pasar film Toronto Film Festival, September 2026. Film ini direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada 2027 dan akan berfungsi sebagai prekuel yang mengungkap asal-usul sekte dan kutukan dari dua film sebelumnya.
Distribusi internasional
Barunson E&A, studio asal Korea Selatan yang terlibat dalam kesuksesan Parasite, akan membawa Pengabdi Setan 3: Origin ke pasar film perdana di Toronto. Langkah ini membuka peluang jual global bagi rumah produksi Indonesia yang ingin memperluas jangkauan penonton.
Cerita dan latar waktu
Walau merupakan film ketiga dalam waralaba, Origin disusun sebagai prekuel. Cerita dimulai dari wabah histeria massal di Strasbourg pada abad ke-16, terinspirasi dari peristiwa nyata tahun 1518. Lalu cerita berpindah ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke-17, yang menjadi titik penting asal muasal kutukan.
Produksi dan skala
Proyek ini termasuk salah satu yang paling ambisius bagi Joko Anwar. Pengambilan gambar dilakukan di dua benua, menuntut koordinasi lintas negara dan tim produksi besar. Rapi Films menjadi produser utama, dengan dukungan Come and See Pictures, Sky Media, dan Legacy Pictures sebagai produser pendamping.
Bahasa dan elemen budaya
Film ini menggunakan tujuh bahasa untuk membangun suasana autentik dan lintas budaya. Bahasa yang dipakai antara lain:
- Indonesia
- Alsasia
- Portugis
- Jawa
- Belanda
- Turki
- Latin
Pernyataan sutradara dan respons pasar
"Film ini adalah segala sesuatu yang tanpa sadar selama ini saya bangun. Film yang akhirnya menjawab dari mana kutukan itu berasal, mengapa kutukan itu tidak pernah berhenti, dan apa sebenarnya tujuannya," ujar Joko Anwar pada Senin, 31 Agustus 2026.
Joko mengatakan film ini akan memberi jawaban bagi penggemar lama, sekaligus tetap bisa dinikmati penonton baru tanpa pengetahuan sebelumnya tentang seri sebelumnya.
Kemitraan berkelanjutan
Kerja sama ini melanjutkan kemitraan eksklusif antara Joko Anwar dan Barunson E&A yang sudah berjalan dua tahun. Kolaborasi sebelumnya menelurkan Ghost in the Cell, yang sukses menembus pasar internasional. CEO Barunson E&A, Choi Yoonhee, menilai skala karya Joko terus berkembang dan menyebut Satan's Slaves: Origin sebagai cerita yang bergerak melintasi zaman dan benua.
Dengan dukungan distribusi global dan skala produksi lintas benua, Pengabdi Setan 3: Origin berpotensi memperkuat posisi film horor Indonesia di panggung internasional saat rilisnya di 2027.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati menyanyikan lagu Pancasila versi orkestra untuk menjangka...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...