Longsor di Batangtoru Usai Hujan Deras, Dua Warga Dilaporkan Hilang
Hujan deras pada Senin petang (18/5) memicu tanah longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan dua warga dilaporkan hilang setelah diduga terbawa material longsor. Hingga Selasa (19/5), tim gabungan masih melakukan pencarian di lokasi.
Kronologi dan lokasi kejadian
Menurut keterangan Danramil Batangtoru, Kapten Sukarni Nasution, hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan sejak sekitar pukul 17.00 WIB. Intensitas curah hujan yang meningkat diduga memicu pergerakan tanah dan menerjang permukiman warga pada malam hari.
Longsor melanda permukiman di Lingkungan II, yang merupakan area pemukiman padat warga. Kondisi medan di lokasi berupa lereng dan material longsor menumpuk di sekitar rumah penduduk.
Korban dan upaya pencarian
Korban yang dilaporkan hilang adalah seorang ibu dan anak: Yasine Gulo (44), pekerja tani, serta Sariman Gulo (26), pelajar dan warga setempat. Kedua nama tersebut teridentifikasi oleh warga dan petugas yang berada di lokasi.
Dua korban dilaporkan terbawa material longsor dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian
Pencarian dilakukan segera oleh tim gabungan yang melibatkan aparat setempat dan masyarakat. Proses pencarian berjalan sejak kejadian dilaporkan, dengan upaya menyisir material longsor dan titik-titik yang diduga menjadi jalur terbawanya korban.
Kendala evakuasi
Evakuasi terkendala beberapa faktor. Pertama, kondisi medan yang berat membuat pergerakan personel dan alat menjadi lambat. Kedua, cuaca yang masih kurang bersahabat memperbesar risiko keselamatan tim di lapangan. Karena itu, tim menyesuaikan taktik pencarian demi keselamatan petugas dan warga.
Langkah selanjutnya
Tim gabungan berencana melanjutkan pencarian dengan prioritas menyisir area-area yang paling mungkin menampung material longsor. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama jika hujan deras kembali turun. Pemeriksaan rumah dan lingkungan juga dianjurkan untuk mengurangi risiko saat hujan berlangsung.
Perkembangan pencarian akan terus dipantau dan dilaporkan oleh petugas terkait. Masyarakat diimbau menghindari lokasi longsor untuk memudahkan operasi evakuasi dan pencarian.
Berita Terkait
IAKN Tarutung Lantik 69 Pejabat, Prodi PPG Bidik Akreditasi Unggul
IAKN Tarutung melantik 69 pejabat (8/6) untuk konsolidasi kepemimpinan dan percepatan transformasi menjadi U...
Bobby Nasution Tekankan Mitigasi Ancaman Megathrust di Sumut
Gubsu Bobby Nasution menekankan mitigasi ancaman Megathrust untuk lindungi masyarakat Sumut dan stabilitas d...
Polres Pematangsiantar Musnahkan 77,836 kg Ganja dan 1,122 kg Sabu
Polres Pematangsiantar memusnahkan 77.836,92 gram ganja dan 1.122,69 gram sabu pada 9 Juni sebagai bagian da...
36 Pedagang Minta Perlindungan Presiden, Pemkab Deliserdang Rencanakan Pengosongan Ruko
36 pedagang minta perlindungan Presiden setelah Pemkab Deliserdang rencanakan pengosongan ruko di sekitar De...
PN Medan Tunda Putusan Kasus Suap Proyek Kereta DJKA
PN Medan menunda putusan tiga terdakwa kasus suap proyek kereta Medan–Binjai–Aceh karena hakim belum menyele...
Tirtanadi Minta Maaf, Distribusi Air Terganggu di Medan
Perumda Tirtanadi minta maaf atas gangguan distribusi air di Medan sejak 9 Juni akibat pemadaman listrik; pe...