Lokal

PKK Sumut Umumkan Pemenang Lomba Vlog KILAS 2026, Deliserdang Juara

Bagikan:
Penyerahan trofi Lomba Vlog KILAS 2026 oleh Ketua TP PKK Sumut di Medan

MEDAN — Ketua Tim Penggerak PKK Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menyerahkan trofi dan hadiah kepada sembilan daerah pemenang KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual) pada Rabu malam, 21 Oktober 2026, di Hotel Grand Mercure, Medan. Kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak dari kekerasan seksual melalui lomba vlog bertema Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual.

Pemenang lomba

Pengumuman pemenang dibacakan oleh Ketua Pokja I TP PKK Sumut, Grace Prayanti Noventina Simamora. Lomba dibagi dalam dua kategori, yakni kabupaten dan kota.

Peringkat Kabupaten Nilai
Juara I Deliserdang 90
Juara II Asahan 85
Juara III Pakpak Bharat 80
Harapan I Tapanuli Selatan —
Harapan II Dairi —
Harapan III Humbang Hasundutan —

Peringkat Kota Nilai
Juara I Gunungsitoli 87
Juara II Pematangsiantar 85
Juara III Tebingtinggi 83

Serah terima dan dialog

Kahiyang didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut, Titiek Sugiharti, saat menyerahkan trofi dan hadiah. Usai acara, ia menyapa dan berdialog dengan jajaran TP PKK kabupaten dan kota se-Sumut. Dalam pertemuan itu, Kahiyang menanyakan kebutuhan daerah untuk menunjang pelaksanaan program kerja TP PKK.

Terima kasih kepada ibu-ibu dan semuanya yang sudah hadir malam ini. Saya mau nanya apa saja yang dibutuhkan, tapi nanti kita anggarannya. Dan juga harus ada binaan.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan akan diproses dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran. Kahiyang berharap bantuan dapat menguatkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, termasuk pendidikan, kesehatan, pangan, dan kelestarian lingkungan.

Konsep program KILAS

Program KILAS mengusung lima konsep utama yang disosialisasikan melalui lomba dan wahana edukasi di daerah.

  • Kenali: memahami bentuk kekerasan seksual dan bagian tubuh yang bersifat pribadi.
  • Identifikasi: mengenali perubahan perilaku atau tanda tidak wajar pada anak.
  • Lindungi: menciptakan lingkungan rumah dan sosial yang aman bagi anak.
  • Ajarkan: edukasi sejak dini agar anak berani menolak sentuhan yang membuatnya tidak nyaman.
  • Segera Laporkan: mencari bantuan dan melapor bila ada indikasi kekerasan seksual.

Kahiyang menegaskan peran keluarga sebagai benteng utama melalui komunikasi, pengawasan, dan edukasi dini. TP PKK bertindak sebagai agen edukasi, pengelola KILAS Corner, serta fasilitator sosialisasi di berbagai daerah.

Program dan lomba seperti KILAS diharapkan memperkuat upaya pencegahan serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlindungan anak di Sumatera Utara.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait